Widiada: Kami Yakin NasDem Bali Tidak Akan Mendiamkan Kami di Gianyar
“Walau hanya 1 kursi, yang paling penting adalah bagaimana memberikan warna secara konsisten sesuai warna perjuangan NasDem”
Penulis: Robison Gamar | Editor: Irma Yudistirani
TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Ketua DPD NasDem Kota Denpasar, AA Ngurah Gede Widiada mengungkapkan Silatnas dan konsolidasi NasDem dari seluruh Indonesia ini merupakan momentum refleksi perjalanan partai.
Sekaligus mensyukuri apa yang telah diraih selama ini.
Menurutnya, perkembangan NasDem sangat luar biasa. Sebagai partai pendatang baru di Pileg 2014, kehadiran NasDem seperti bayi ajaib yang pertumbuhannya begitu cepat dalam waktu singkat.
“NasDem hadir di panggung politik dan berikan warna. Saya bangga jadi anggota partai ini,” kata Widiada, saat jumpa pers di sekretariat NasDem Bali Jalan Batanghari Nomor 7 Denpasar, Bali, Rabu (13/1/2016).
Dalam ruang syukur ini, tambah Widiada, sekaligus mempertegas komitmen moral kader dalam kerja-kerja pengabdian.
Persoalan mendasar bangsa menjadi agenda NasDem.
Terbukti dalam perjalanan Pilkada serentak 2015, NasDem berkomitmen tidak terima mahar.
Ini merupakan bentuk nyata komitmen anti-korupsi.
“NasDem telah menunjukkan kultur baru dalam percaturan politik,” kata Widiada.
Widiada menjelaskan, NasDem dalam pertarungan politik tidak semata-mata melihat menang atau kalah.
Tapi, jauh lebih penting adalah bagaimana memperbaiki kondisi bangsa menuju arah yang lebih baik.
Khusus di Denpasar, meski hanya berhasil meraih satu kursi DPRD, namun diberi arti oleh yang lain.
Apalagi diberi kehormatan menjadi wakil ketua fraksi oleh PDIP sebagai mitra koalisi.
“Walau hanya 1 kursi, yang paling penting adalah bagaimana memberikan warna secara konsisten sesuai warna perjuangan NasDem,” pungkas Widiada.
Sementara Ketua DPD NasDem Gianyar, Ir Wayan Suryawan menyatakan, NasDem di Bali sangat solid.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/nasdem_20160113_234247.jpg)