Ini Dia, Iron Man Dari Bali Yang Ciptakan Tangan Robot
Dengan bantuan tangan robot, Sumardana mampu merubah barang bekas menjadi perabot rumah tangga yang dipesan warga sekitar.
Penulis: Saiful Rohim | Editor: Eviera Paramita Sandi
Melalui itu, terang pria yang pernah menjadi guru di SMK Manggis, dorn dengan otak tersambung.
“Alat ini tak bisa digunakan oleh orang lain. Yang bisa hanya saya sendiri, dan itu sudah pernah dicoba. Tapi jika seseorang membutuhkan, saya bisa merangkainya,”terang Sumardana.
Selain mengunakan dorn yang menghubungkan dengan fikiran, tangan robot juga membutuhkan sumber penggerak.
Pria asli Banjar Tauman ini mengaku, pengerak tangan robot bersumber pada baterai yang terbuat dari aki kering berkekuatan 500 volt. Seandainya baterai habis, tangan robot tak akan bisa bergerak.
“Saat istirahat, baterai biasanya saya cas. Dalam dunia perobotan ini namanya actuator,”ungkap Sumardana.
Tangan robot, lanjutnya, hanya mampu mengangkat 100 kilogram beban.
Semakin berat beban yang kita akan angkat, akan semakin capek fikiran kita.
Lumpuh Yang Tak Di Duga – Duga
“Dibalik kejadian, pasti ada sesuatu hal postif,”ujar Sumardana saat ditemui Tribun Bali.
Tawan sapaan akrabnya, mengaku sejak enam bulan tangan kirinya dalam keadaan lumpuh.
Penyebabnya, hingga saat Tawan mengaku belum mengetahui detail.
Namun menurut keterangan dokter, katanya, stroke ringan yang berimbas pada kelumpuhan tangan bagian kiri.
Namun Tawan tak percaya akan hal itu.
Pasalnya, secara logika kondisi badan dalam keadaan fit, hanya sakit perut.
Saat bangun tidur, Tawan bersama istrinya mengaku tangan kirinya hilang
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/robot_20160120_140609.jpg)