Uber Taksi dan Grab Dilarang Masuk Canggu, Ini Penolakan Tegasnya!
Mereka sepakat melarang Taksi Uber dan Grab Taksi beroperasi dan mengambil penumpang di wilayahnya.
"Langkah tegas tolak Taksi Uber, Grab dan Gojek di-cover dan di-backup sama banjar dan Desa Adat Canggu. Kita juga memiliki 2 pos pemantau yakni di simpang Ecobeach dan Batu Bolong. Kita berharap warga Canggu betul-betul bekerja profesional standar hotel dan transport," jelasnya.
Pelarangan Taksi Uber, Grab, dan Gojek, sambung Tono, juga sebagai bentuk proteksi dan pencegahan agar wilayahnya terbebas dari kemacetan.
Selain itu, upaya ini ditempuh agar warga sekitar tidak hanya sebagai penonton namun sebagai pelaku dalam sektor pariwisata dan memiliki pekerjaan tetap baik sopir, satpam, dan lainnya.
Tono memaparkan jika di wilayah Canggu, khususnya Canggu Batu Bolong, memiliki mekanisme beroperasi dan keluar masuknya jasa transportasi.
Pihaknya bersama warga sekitar tidak akan segan-segan menegur, memperingati, bahkan mengambil tindakan tegas jika pihak Taksi Uber, Grab, dan Gojek melanggar larangan yang telah warga adat sepakati agar tidak memasuki dan beroperasi menaikkan penumpang di wilayah mereka. (inl)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/larangan-taxi-online-ke-canggu_20160122_082918.jpg)