Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Ini Lokasi Operasi Pasar Bulog Besok, Beras Dijual Rp 8.300 per Kilogram

Perum Bulog Divisi Regional Bali melaksanakan operasi pasar yang bertujuan untuk menekan gejolak kenaikan harga di daerah

Laporan Wartawan Tribun Bali, A.A. Gde Putu Wahyura

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR – Mewaspadai inflasi di Provinsi Bali, Wakil Gubernur Bali, Ketut Sudikerta memerintahkan kepada Perum Bulog Divisi Regional Bali untuk melaksanakan operasi pasar yang bertujuan untuk menekan gejolak kenaikan harga di daerah.

“Lakukan pasar murah di beberapa titik. Begitu kita mengadakan pasar murah maka para pedagang yang menimbun barang untuk mencari keuntungan otomatis akan menyesuaikan dengan harga kita,” ujar Sudikerta selepas rapat koordinasi dengan Tim TPID dan Bulog Bali di Kantor Bulog Bali, Denpasar, Bali, Kamis (28/1/2016).

Dari hasil perhitungan antara Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Bali, Pemprov Bali, dan Bulog Bali maka hasil ketentuan harga untuk beras Bulog jenis medium yang akan dilakukan operasi pasar nilainya Rp 8.300/kg.

Sudikerta memerintahkan kepada dinas Perindustrian dan Perdagangan Bali bersama Bulog mengadakan operasi pasar besok di beberapa titik di Bali.

“Di Denpasar di Pasar Badung, di badung di Pasar Sempidi, setelah itu di Pasar Seririt Buleleng, semua pokoknya saya peritahkan besok untuk dilakukan operasi pasar, untuk menekan harga di Bali,” jelasnya.

Selain itu Sudikerta juga memerintahkan untuk melakukan operasi pasar agar tidak terjadi peninbunan barang yang dilakukan spekulan yang ingin mengeruk keuntungan.

Selain sangat merugikan masyarakat, melambungnya harga kebutuhan pokok juga akan berdampak pada tingkat inflasi daerah Bali.

“Kita akan melakukan operasi gabungan dengan melibatkan unsur aparat keamanan. Cek stok barang di agen distribusi untuk memastikan tak ada penimbunan,” tandasnya.

Politisi senior partai Golkar itu juga menginstrusikan kepada Dinas Perindustrian dan Perdangangan Bali untuk menetapkan Harga Eceran Tertinggi (HET) dalam penjualan bahan kebutuhan pokok.

Kepala Bulog Divre Bali Mansur melaporkan bahwa saat ini stok kebutuhan pokok, khususnya beras, dalam posisi aman.

“Stok di gudang saat ini sebanyak 13.800 ton dan jumlah itu cukup untuk memenuhi kebutuhan enam bulan ke depan,” ujar Mansur.

Mansur mengatakan bahwa total kebutuhan beras masyarakat Bali sebanyak 2.600 ton/bulan.

Selain itu, stok itu akan segera bertambah karena ada tambahan pasokan 6000 ton lagi untuk Bulog Divre Bali.

Di samping melaporkan stok beras, Mansur juga memaparkan upaya jajarannya dalam mengendalikan harga kebutuhan pokok di pasaran.

Sumber: Tribun Bali
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved