Astaga, Jamur Ini Bikin Rahma dan Tiga Anaknya Keracunan di Karangasem
Pria beranak tiga itu dilarikan ke RSUD Karangasem lantaran keracunan usai memakan jamur, Jumat (5/2/2016) sekitar pukul 20.00 wita.
Penulis: Saiful Rohim | Editor: Irma Yudistirani
TRIBUN-BALI.COM, AMLAPURA – Rahmanudin (40), warga Dusun Kecicang Islam, Desa Bungaya Kangin, Kecamatan Bebandem, Karangasem, Bali, duduk merenung di Ruang Wijaya Kusuma lantai III, Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Karangasem, Minggu (7/9/2016), sekitar pukul 11.00 Wita.
Pria beranak tiga itu dilarikan ke RSUD Karangasem lantaran keracunan usai memakan jamur, Jumat (5/2/2016) sekitar pukul 20.00 wita.
Nahasnya, tak hanya Rahman semata yang mengalaminya.
Tiga orang anaknya juga bernasib sama.
Ialah Nazil Ahwa (7), yang baru duduk dibangku Sekolah Dasar (SD), Alan Huda (10) kelas VI, dan Riyadatul Ula (16) yang kini duduk dibangku Sekolah Menengah Atas (SMA).
Istri Rahmanudin, Fikriah saat ditemui Tribun Bali membenarkan kejadian tersebut.
Suami dan tiga orang anaknya muntah serta lemas usai menyantap jamur yang dibawa anaknya, Alan Huda.
Sesampai di rumah, jelas Fikriah, jamur dibuat sop, untuk kuah.
Fikriah mengaku tidak mendapat bagian lantaran sop jamurnya sudah habis.
”Yang makan cuma berempat. Rencana saya makan, tapi sudah habis. Sejam habis makan, anak saya yang paling kecil muntah,” jelas Fikriah saat ditemui di RSUD Karangasem.
Setelah itu, lanjut Fikriah, disusul anak nomor dua dan tiga.
Sedangkan Rahmanudin mengalami nasib sama, beberapa menit setelah anaknya dan sesuai merokok.
”Anak saya dulu yang muntah, setelah itu baru saya. Saat kejadian saya dan anak langsung dibawa ke RSUD Karangasem. Mungkin sudah takdir, berempat akan seperti ini,” jelas Rahmanudin.
Rahman menduga 100 persen, penyebabnya karena mengkonsumsi jamur yang dibawa sang anak.
Katanya, jamur yang dimasak itu tumbuh pada kotoran sapi.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/keracunan_20160208_134357.jpg)