Bali United Pusam
Sore Ini, Mampukah Bali United Membalas Kekalahan dari Singo Edan?
Nano --sapaan akrab Gede Sukadana-- kembali ke tanah kelahirannya. Impiannya untuk bergabung dengan Bali United
Penulis: Marianus Seran | Editor: Ida Ayu Made Sadnyari
TRIBUN-BALI.COM, MANGUPURA - Gede Sukadana alias Nano menjalani debut latihan bersama Bali United, Rabu (17/2/2016) pagi di Gelora Trisakti, Legian, Badung, Bali.
Kamis (18/2/2016) sore ini, ia pun bersiap melakoni debut resmi bersama Serdadu Tridatu menghadapi mantan klubnya, Arema Cronus, pada laga perdana Bali Island Cup (BIC) II di Stadion Kapten Dipta, Gianyar.
Setelah sekian lama bermain untuk Persela Lamongan dan Arema Cronus, akhirnya Nano --sapaan akrab Gede Sukadana-- kembali ke tanah kelahirannya. Impiannya untuk bergabung dengan Bali United terealisasi setelah ia mencapai kesepakatan dengan manajemen.
"Deal lisan sudah, sekarang tinggal tunggu tanda tangan kontrak saja," kata Sukadana kepada Tribun Bali, kemarin.
Kepulangan Nano pun memunculkan kesan positif.
Gelandang fighter ini mendapat sambutan hangat dari tim pelatih, pemain, suporter fanatik Bali United.
"Visi misi pelatih dan klub ini bagus. Saya senang bermain bersama Bali United. Ini adalah rumah saya," kata Sukadana, yang menolak Semen Padang dan Borneo FC demi masyarakat Bali.
Ia pun menyatakan kesiapannya turun melawan Arema Cronus, yang diperkuatnya sepanjang 2012-2016.
"Saya memang baru gabung Bali United. Tapi kalau dipercaya turun, saya pasti akan berusaha tampil maksimal, " kata pemain yang dibesarkan PS Putra Pegok ini.
Soal kekuatan Arema di BIC II, Nano menilai mantan timnya itu tetaplah tim tangguh meskipun ditinggal pergi beberapa pemain seperti Samsul Arif, Purwaka Yudi, dan Hermawan yang bergabung Persib Bandung, Kurnia Meiga (trial di klub Jepang, Gamba Osaka), dan kapten Ahmad Bustomi (cedera).
Baginya, Singo tetaplah Edan dengan pemain senior yang kuat dan mental juara.
"Mereka masih punya pemain bagus di depan seperti Cristian Gonzales, Dendi Santoso, dan Sunarto," katanya.
Gelandang Hendro Siswanto dianggap tetap menjadi sosok penting di Arema. Sukadana pun siap bila akhirnya harus kontra mantan rekannya di lapangan.
"Hendro Siswanto pemain bagus, dia kuat," tandasnya.
Arema juga membawa sejumlah muka baru ke Bali.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/grafis-sukadana-back_20160218_100504.jpg)