Breaking News:

Tragedi Angeline

Margriet Terbukti Lakukan Pembunuhan Berencana

Mendengar putusan hakim tersebut, terdakwa melalui penasehat hukumnya Hotma Sitompoel menyatakan akan mengajukan banding.

TRIBUN BALI / I Nyoman Mahayasa
Terdakwa kasus pembunuhan Engeline C Megawe, Margriet C Megawe saat menjalani sidang pledoi, di Pengadilan Negeri Denpasar, Bali, Senin (15/2/2016). 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Majelis hakim Pengadilan Negeri Denpasar, Bali pada Senin (29/2/2016) menyatakan Margriet Megawe terbukti melakukan pembunuhan berencana terhadap anak angkatnya Engeline dan menjatuhkan vonis hukuman penjara seumur hidup.

"Terdakwa terbukti bersalah secara sah dan meyakinkan melakukan pembunuhan berencana, exploitasi anak secara ekonomi, memperlakukan anak secara diskriminatif," kata Ketua Majelis Hakim Edward Harris Sinaga.

Majelis hakim menyatakan bahwa terdakwa terbukti melanggar Pasal 340 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana tentang pembunuhan berencana; Pasal 76 I jo Pasal 88 Undang-Undang No.35/2014 tentang perlindungan anak.

Hakim juga menyatakan dia terbukti melanggar dan Pasal 76 B jo Pasal 77 B Undang-Undang No. 35/2014 serta Pasal 76 A huruf a jo Pasal 77 Undang-Undang No35/2014.

Vonis hukuman hakim tersebut sama dengan tuntutan yang diajukan oleh tim Jaksa Penuntut Umum.

Mendengar putusan hakim tersebut, terdakwa melalui penasehat hukumnya Hotma Sitompoel menyatakan akan mengajukan banding.

Dalam dakwaan disebutkan bahwa terdakwa Margariet pada 15 Mei 2015 melakukan pemukulan terhadap korban hingga kedua telinga dan hidung mengeluarkan darah. (*)

Sumber:
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved