Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Polda Bali: Boleh Sampaikan Aspirasi, Tapi Tidak Boleh Ganggu Operasional Bandara

Polda Bali menyatakan sudah mengetahui rencana Aksi damai yang akan digelar di bundaran Taman Patung Ngurah Rai Tuban

Tayang:
Penulis: A.A. Gde Putu Wahyura | Editor: Irma Yudistirani
Tribun Bali/I Made Ardhiangga Ismayana
Ratusan boat menutup Tol Bali Mandara sebagai bentuk aksi tolak Reklamasi Teluk Benoa, Minggu (28/2/2016) 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Polda Bali menyatakan sudah mengetahui rencana Aksi damai yang akan digelar di bundaran Taman Patung Ngurah Rai Tuban (pintu Tol Tuban) pukul 14.00 Wita, Minggu (20/3/2016).

Pihak Polda mengimbau agar aksi damai tersebut tidak digelar di sekitar jalur bandara.

“Sudah-sudah, kita sudah mengetahui dan kita sudah merapatkan itu. Kita sudah sampaikan kepada perwakilan-perwakilan dari perbekel yang ada di situ yang akan melaksanakan kegiatan aksi damai itu. Kita berharap untuk tidak melakukan kegiatan di sekitar bandara," kata Kabid Humas Polda Bali, Kombes (Pol) Hery Wiyanto, tadi malam.

Polda menyampaikan agar dalam aksinya masyarakat tidak mengganggu kepentingan-kepentingan umum, khususnya bandara.

(PENGUMUMAN: Hindari Pintu Tol Tuban Sebelum Pukul 14.00 Hari Ini, Ada Aksi Damai)

Terlebih menurutnya bandara tersebut merupakan bandara internasional dan vital bagi Bali dan Indonesia.

“Ya boleh menyampaikan aspirasi, tetapi kan tidak boleh menganggu kepentingan-kepentingan lain. Jadi kalau mau menyampaikan aspirasi, kemudian mengganggu operasional bandara, saya kira itu hal yang tidak benar. Apalagi kan bandara kita bandara internasional,” ujarnya.

Mantan Kabid Humas Polda Bengkulu ini juga berujar bahwa pihaknya akan mengambil langkah-langkah tegas apabila terjadi hal-hal yang tidak diinginkan, seperti menduduki bandara.

Ia berpendapat bahwa apabila bandara tertutup yang rugi adalah masyarakat Bali karena bandara tersebut merupakan satu di antara pintu masuk bagi pariwisata Bali yang memutar roda perekonomian masyarakat Bali.

General Manager Angkasa Pura I Bandara Ngurah Rai, Trikora Harjo, juga berharap aksi damai ini tidak dilakukan di sekitar bandara.

(Daftar Jalur-jalur Potensi Macet Saat Aksi Damai di Bundaran Tuban)

Menurutnya, hal itu bisa merugikan wisatawan, apalagi kalau sampai menggangu jadwal penerbangan.

"Kalau melihat aksi damai yang sudah dilakukan sebelumnya saya yakin bahwa aksi ini tidak akan ada tindakan kekerasan atau pun kerusuhan. Hanya saja akan berdampak pada transportasi," kata Trikora.

Adapun Kasat Lantas Polresta Denpasar, Kompol Nyoman Nuryana, menjelaskan bahwa akses menuju Nusa Dua dan bandara hanya ada satu jalan yang besar yakni Bundaran Tuban dan Jalan Tol Bali Mandara.

Karenanya, ia memastikan kepadatan kendaraan sampai padat merayap akan terjadi saat aksi damai berlangsung.

Untuk mengantisipasi kemacetan, Polresta akan mengalihkan kendaraan dan melakukan buka tutup jalur. (can/agw/gil/ryo)

Sumber: Tribun Bali
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved