Mengapa Disbudpar Tidak Berani Beberkan Anggaran Semarapura Festival?
Bahkan, ia tampak berbelit-belit dan enggan mengungkapkan prrihal anggaran dan terkesan tertutup kepada wartawan.
Penulis: Eka Mita Suputra | Editor: Eviera Paramita Sandi
TRIBUN-BALI.COM, SEMARAPURA - Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Klungkung mengaku siap menggelar Festival Semarapura akan dilaksanakan Jumat (29/4/2016) mendatang.
Festival inipun rencananya akan menjadi ajang bagi Klungkung, untuk mempromosikan berbagai program unggulan di Klungkung yang dikemas dengan branding Gema Shanti gagasan Bupati, I Nyoman Suwirta.
Bertepatan dengan festival Semarapura, rencananya akan digelar grand launching Gema Santi, oratorium dan pembukaan air mancur.
Selain itu, festival ini juga akan dijadikan ajang untuk mempromosikan konsep city tour yang telah digadang-gadang Bupati Klungkung.
Guna menyukseskan acara tersebut, Disbudpar Klungkung pun saat ini sudah melakukan berbagai persiapan seperti menyiapkan berbagai konsep dan hiburan untuk memeriahkan festival tahunan di Klungkung ini.
Namun, ketika ditanya mengenai anggaran dari disbudpar untuk mensukseskan acara tersebut, oknum pejabat kasi di Bidang Promosi Dinas Kebudayaan dan Pariwisata mengaku takut untuk membeberkan anggaran pelaksanaan Semarapura Festival kepada wartawan.
"Aduh kalau masalah anggaran saya tidak berani beberkan, saya staf dan harus mendapatkan ijin dari atasan saya (Kadisbudpar) untuk membeberkan anggarannya. Beliau saat ini sedang bersembahyang di Pura Besakih," ujar oknum Kasi tesebut
Bahkan, ia tampak berbelit-belit dan enggan mengungkapkan prrihal anggaran dan terkesan tertutup kepada wartawan.
Padahal, sebelumnya Kadisbudpar Klungkung, I Wayan Sujana saat dihubungi melalui telepon oleh wartawan sudah mengijinkan stafnya tersebut untuk memberikan informasi kepada wartawan.
"Tetapi saya tidak ada ditelepon oleh atasan saya untuk membeberkan anggarannya. Jadi saya sebagai staf harus ada ijin dari atasan saya," ujarnya berbelit-belit tanpa mau berusaha menghubungi atasannya tersebut.
Ketika dikonfirmasi terkait hal tersebut melalui telepon, Kadisbudpar Klungkung, I Wayan Sujana menyampaikan permohonan maafnya.
Bahkan, ia atas nama stafnya dan instansi meminta maaf jika sebelumnya kasinya sempat menutup diri perihal anggaran Semarapura Festival kepada awak media.
"Saya tidak ada melarang staf saya untuk menyampaikan masalah anggaran ke wartawan, apalagi ini dari APBD, justru itu anggaran itu harus transparan. Sebenarnya staf saya tidak bersikap seperti itu (menyembunyikan informasi), soal dana kan bisa dilihat di DIPA," ujar Sujana.
Wayan Sujana menjelaskan, pihaknya saat ini menyiapkan anggaran sebesar 748 Juta untuk mendukung semua kegiatan yang dihandle oleh Dinas Kebudayaan dan Pariwisata dalam gelaran Semarapura Festival.
Pihaknya juga menjelaskan, ajang Semarapura Festival ini adalah rangkaian upaya Pemkab mempromosikan pariwisata di Klungkung dan untuk melestarikan kebidayaan di Klungkung. (*)