Bupati Karangasem Hadiri Karya Pitra Yadnya di Banjar Subagan Timbul

Ini membuktikan rasa kebersamaan dan saling gotong-royong yang masih melekat pada diri krama desa.

Bupati Karangasem Hadiri Karya Pitra Yadnya di Banjar Subagan Timbul
istimewa
Bupati Karangasem IGA Mas Sumatri menghadiri karya pitra yadnya di Banjar Subagan Timbul Desa Bungaya Kecamatan Bebandem, Karangasem, Bali, Minggu (8/5/2016). 

TRIBUN-BALI.com, AMLAPURA - Bupati Karangasem I Gusti Ayu Mas Sumatri menghadiri Karya Pitra Yadnya di Banjar Subagan Timbul Desa Bungaya Kecamatan Bebandem, Karangasem, Bali, Minggu (8/5/2016) kemarin.

Antusias masyarakat menyambut Bupati setiba di lokasi yang diterima langsung Ketua Panitia Karya I Ketut Sudarma dan I Gede Yasa beserta Penglisir dan tokoh adat desa setempat, diterima di Balai Banjar Subagan Timbul.

Turut mendampingi Plt Asisten Ekonomi Pembangunan I Made Sujana Erawan, Inspektur I Gusti Rinjeg, dan I Gede Krisna Adiwidana.

Pada kesempatan tersebut Bupati Karangasem I Gusti Ayu Mas Sumatri berkesempatan meninjau tempat-tempat Sawa dan persiapan upakara serta memberi apresiasi atas upaya yang telah dilakukan oleh krama Banjar Subagan Timbul Desa Bungaya, yang telah mampu melaksanakan yadnya secara bersama-sama.

Ini membuktikan rasa kebersamaan dan saling gotong-royong yang masih melekat pada diri krama desa.

“Yadnya merupakan swadarma serta kewajiban yang harus dilakukan semua orang sesuai sastra agama Hindu. Dalam melaksanakan yadnya masyarakat diharapkan dapat melakukan dengan hati yang tulus ikhlas, paras paros, segalak segilik selunglung sebayantaka agar yadnya dapat bermanfaat dan berguna. Dengan dilaksanakan yadnya ini di balai banjar yang merupakan tempat umum dapat terjalin kerjasama yang baik dan menjaga persatuan dan kesatuan di masyarakat serta secara otomatis dapat mengirit biaya karena dilakukan secara massal,” ujar Bupati.

Bupati mengharapkan pula agar yadnya ini dapat berjalan dengan baik dan didasari rasa tulus iklas.

Guna memotivasi swadaya krama Banjar Timbul Bupati Mas Sumatri menyerahkan punia secara pribadi sebesar Rp 2,5 juta diterima Ketua Panitia Karya.

Ketua Panitia Karya I Ketut Sudarma menyampaikan, karya Pitra Yadnya masal ini baru bisa dilaksanakan di tahun 2016.

Upacara Pitra Yadnya yaitu ngaben dan ngeroras mulai dilaksanakan tanggal 2 April hingga 22 Mei 2016.

Puncak pengabenan tanggal 19 April 2016 dan tanggal 22 Mei upacara ngelisin.

Banyaknya sawa yang diaben 45 sawa dan yang akan diupacarai ngeroras sebanyak 112 sawa.

Dengan perhitungan biaya pengabenan yang ditanggung bersama satu sawa Rp 6 juta serta dua sawa Rp 9 juta dalam satu pengarep (waris), dan untuk biaya ngeroras sampai upacara nuntun dikenakan lagi biaya sebesar Rp 3 juta per sawa.

Upacara ini dipuput tiga sulunggih Ida Pedanda Gede Putra Tamu dari Geriya Jungutan Bungaya, Ida Pedanda Buda dari Geriya Budakeling dan Ida Sri Empu dari Geriya Tunggak Bebandem. (*)

Editor: Kander Turnip
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved