Tips Dan Trik
Cara Keren Pakai Kain Bali Yang Simpel Dan Sopan
Selain mempunyai arti khusus, kamen biasanya digunakan untuk menutup bagian bawah tubuh agar tampak lebih sopan.
Penulis: Eviera Paramita Sandi | Editor: Eviera Paramita Sandi
TRIBUN-BALI.COM – Secara umum, pakaian adat tradisional wanita Bali terdiri atas kamen, kebaya, selendang atau senteng, sanggul, bulang pasang, serta bunga sebagai penghias rambut.
Nah, pada kesempatan kali ini kita akan membahas mengenai kamen pada pakaian adat wanita Bali.
Penggunaan kamen atau kain Bali mungkin sudah biasa dijumpai sehari-hari misalnya dalam persembahyangan, upacara adat atau perayaan besar.
Selain mempunyai arti khusus, kamen biasanya digunakan untuk menutup bagian bawah tubuh agar tampak lebih sopan.
Cara penggunaannya tentu tidak mudah bila kita belum mengetahui cara memakainya dengan benar dan sopan.
Adapun cara penggunaan kamen ialah dipasangkan melingkar dari kiri ke kanan pada bagian pinggang.
Hal ini bertujuan untuk bisa mempermudah pemakainya untuk berjalan atau melangkah.
Berikut ini adalah tutorial cara menggunakan kamen yang simpel dan sopan namun tetap terlihat indah yang diunggah akun Youtube bernama Frida Y.
Caranya cukup mudah :
- Lingkarkan kain ke pinggang dari belakang tubuh.
- Tarik hingga bagian kain yang sisi kanan lebih panjang setengahnya dari sisi kiri.
- Lingkarkan sisi kanan kain sampai ke belakang badan, dan keluarkan sedikit ujungnya untuk diikat.
- Kain yg sisi kiri biarkan di depan, dan pelintir-pelintir ujung atas kain sampai kain di depan terlihat seperti gelombang-gelombang.
- Jika ingin menggunakan tumpal, masukkan ujung kain bagian depan ke lubang tumpal sebelah kiri, tarik tumpal sampai ke pusar, kemudian masukan ujung kain ke lubang tumpal yang kanan, dan tarik hingga kencang.
- Ujung kain yg di depan, pertemukan dengan ujung kain yang di belakang, lalu ikat keduanya sampai kencang.
- Sembunyikan simpul kain ke dalam, sehingga tidak terlihat.
Mudah bukan, Yuk coba (Youtube/berbagai sumber)