Rute Pawai PKB 2016 Kembali ke Konsep Murwa Daksina, Ini Perbedaannya
Di mana untuk rute Pawai PKB 2016 ini akan kembali pada rute dua tahun lalu
Penulis: Cisilia Agustina. S | Editor: Eviera Paramita Sandi
TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Gelaran Pesta Kesenian Bali (PKB) 2016 akan segera digelar dalam kurun waktu sebulan ke depan.
Pawai PKB ke 38 yang merupakan bagian pembukaan pun tengah dipersiapkan.
AA Gede Raka, koordinator Pawai PKB 2016, menyampaikan ada perbedaan untuk pelaksanaan Pawai PKB kali ini.
Di mana untuk rute Pawai PKB 2016 ini akan kembali pada rute dua tahun lalu
Jika tahun sebelumnya pawai PKB mengirikan Bajra Sandhi, kali ini dikembalikan dengan konsep murwa daksina di mana rute ini menganankan Bajra Sandhi.
“Rutenya berubah, dari timur, start di ujung selatan Jalan Juanda, belok kanan langsung ke barat. Konsep tahun ini murwa daksina, menganankan Bajra Sandhi. Berdasarkan filsafat Bali, rute yang dulu mengganggu, itu menuju ke bhuta. Sekarang ke kanan mencari keharmonisan, menuju ke Dewa,” paparnya.
Jika di tahun sebelumnya ada panggung yang menampilkan display untuk pawai tersebut.
Untuk tahun 2016 ini benar-benar ditiadakan.
Yang dimaksud Raka adalah semua display akan bergerak dalam pawai ini tanpa satupun dipajang di area panggung.
“Untuk tahun ini semuanya bergerak dalam pawai, tidak ada display yang diam di panggung,” tambah Gung Raka.
Dikarenakan tidak adanya display di area panggung, maka dari itu lah kemudian pihak Panitia PKB membuka kembali pendaftaran bagi peserta yang ingin terlibat dalam Pawai PKB. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/anak_20150705_174908.jpg)