Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Keramahan Masyarakat Jadikan Warga Australia Betah Menetap di Bali

Ada beberapa faktor yang membuat warga Australia senang berkunjung ke Bali

Tayang:
Editor: Eviera Paramita Sandi
Istimewa
Gubernur Bali Made Mangku Pastika saat menerima audensi Konsul Jendral (Konjen) Australia, Helena Studdert 

Laporan Wartawan Tribun I Kadek Karyasa.

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Dr Helena Studdert yang menjadi Konsultan Australia untuk Bali mengundang para media untuk makan siang di Restoran Madam Tan Jalan Cok Agung Tresna, Denpasar, Bali, Rabu (22/6/2016) pkl 12.30 Wita.

Dr Helena berharap hubungan baik dari tahun ke tahun bisa terjalin dengan baik apalagi kunjungan wisatawan Australia ke Bali dalam satu bulan mencapai 8000 wisatawan Australia.

Kedatangan wisatawan Australia ke Bali tidak hanya berkunjung, ada beberapa dari warga Australia yang memang menetap di Bali. Hal ini juga diakui oleh Dr. Helena.

Ada beberapa faktor yang membuat warga Australia senang berkunjung ke Bali.

Satu diantaranya karena ramahnya masyarakat Bali terhadap warga Australia yang berkunjung ke Bali.

Dr. Herena berharap agar hubungan kerjasama yang baik terus terjalin hingga sampai kapan pun.

Terlebih lagi Bali merupakan dinasti pariwisata dan kearifan lokalnya sangat menarik dan tidak pernah bosan untuk dikunjungi.

Wisatawan Australia sangat senang berkunjung ke Bali, meskipun ada beberapa wisatawan yang mengalami masalah.

Satu diantara seribu wisatawan Australia yang mengalami masalah, persentasenya sangat kecil.

80 persen wisatawan Australia yang berkunjung ke Bali mereka akan kembali berkunjung karena di Bali ada beberapa tempat dan seribu kearifan lokal yang ada menjadi daya tarik sendiri pulau Bali untuk wisatawan.

Warga Bali sangat menerima dengan baik setiap warga Australia yang berkunjung ke Bali, seperti ada kedekatan antara Bali dan Australia.

Wisatawan Australia bisa mengajak waktu liburannya lebih panjang karena ada beberapa tempat, pertunjukan, dan fasilitas yang sangat disukai, dan ada juga sejarah antara Australia dan Bali

Itu yang kami pegang teguh dan itu kita mau lanjutkan sekarang. Tegas Dr. Helena.(*)

Sumber: Tribun Bali
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved