Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Bangkitnya Hindu Sasar Klungkung dan Karangasem Serahkan Bantuan Sosial

Sebelum melaksanakan kegiatan itu, terlebih dahulu yayasan akan mensurvei ke lokasi untuk mencocokan dengan informasi yang kami dapat.

Istimewa
Bakti sosial Yayasan Bangkitnya Hindu, Minggu (26/6/2016) 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Mendung tebal menyelimuti langit hampir di seluruh Bali, hujan pun tak bisa dibendung lagi, dalam hitungan detik hujan pecah dan membasahi ibu pertiwi.

Namun hujan tidak bisa menghentikan langkah tim Bangkitnya Hindu untuk tetap menjalankan tugas sebagai aktivis kemanusiaan.

Walapun seluruh team basah kuyup, Bangkitnya Hindu tetap melanjutkan terus perjalanan menyusuri daerah-daerah terpencil, Minggu (26/6/2016) lalu.

“Masih membekas di ingatan kami bagaimana pengalaman itu paling berharga, kekuatan mereka, ketegaran mereka, rasa syukur mereka seakan sudah mengajarkan kami apa itu kehidupan. Sedih, bahagia jadi satu karena keadaan mereka yang begitu menyedihkan tapi senyum sapa mereka melambangkan kekuatan yang luar biasa,” ungkap Pendiri Yayasan Bangkitnya Hindu, Ajik Robert.

Seperti biasa,  yayasan ini kembali melaksanakan program Tri Hita Karana yang ke-15, yang rutin dilaksakan sebanyak dua kali dalam sebulan.

Sebelum melaksanakan kegiatan itu, terlebih dahulu yayasan akan mensurvei ke lokasi untuk mencocokan dengan informasi yang kami dapat.

Selanjutnya, barulah bantuan sosial dilaksanakan.

Pada kesempatan itu, Minggu (26/6/2016) lalu mereka mendatangi Dewa Gede Warmika (16) dan adiknya Dewa Agus Priatmika (12) yang mengalami kelumpuhan semenjak umur 6 bulan.

Sang ayah hanya sebagai kuli bangunan, tinggal di Banjar Presatriya 2 Kusamba, Dawan, Klungkung.

Tim Bangkitnya Hindu juga mendatangi Ketut Warsini (23) dan Wayan Dirka (27) pasangan yang tidak memiliki tempat tinggal layak huni di Banjar Kayuaya, Desa Sukadana, Kubu, Karangasem.

Nengah Minggu (47) juga mendapatkan bantuan sosial.

Ia mengalami kelumpuhan karena terjatuh dari pohon ental 11 tahun yang lalu dan kini hanya bisa berbaring di tempat tidur.

Kadek Ayu Yuliantini dan I Nengah Sukadana, pasangan suami istri ini, istrinya kini sedang hamil tua dan perlu biaya persalinan.

Alamatnya Banjar Bantas, Desa Baturinggit, Kubu, Karangasem.

Ni Ketut Ganda (71) seorang nenek tua sebatangkara tinggal seorang diri di sebuah gubuk tidak layak huni juga menerima bantuan sosial.

Sumber: Tribun Bali
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved