Brutal, Geng Motor Keroyok Anak Penjual Kelapa Parut dengan Tusukan di Punggung
Pengeroyokan secara sadis ini terjadi saat Yuda baru saja selesai mengisi bahan bakar motornya di pom bensin di Jalan Kebo Iwa.
Laporan Wartawan Tribun Bali, Sarah Vanessa Bona
TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Nyoman Sri Maryani tampak geram saat menyaksikan kondisi putranya, Yuda Cahya Diputra (24), yang terbaring lemah di bangsal Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUP Sanglah Denpasar, Bali, Minggu (3/7/2016) siang.
(Nestapa Yuda, Sempat Dilarang Isi Bensin Malah Jadi Korban Pengeroyokan)
Maryani sangat marah mengetahui Yuda menjadi korban pengeroyokan oleh segerombolan pemuda yang diduga geng motor pada dini hari sekitar pukul 04.00 Wita di Jalan Kebo Iwa, Denpasar
"Anak saya dikeroyok tanpa alasan yang jelas," kata Maryani dengan nada agak tinggi saat ditemui Tribun Bali di IGD RSUP Sanglah, kemarin siang.
Pengeroyokan secara sadis ini terjadi saat Yuda baru saja selesai mengisi bahan bakar motornya di pom bensin di Jalan Kebo Iwa.
Saat itu Yuda merasa dipanggil oleh seseorang dari kejauhan.
Pemuda yang tinggal di Jalan Gunung Agung Gang Yamuna III No 9 Denpasar itu mengira temannya yang memanggil.
Sejurus kemudian ia langsung memutar arah motor menuju arah suara yang memanggilnya.
Nahas, baru saja mendekat, sekelompok pemuda yang berjumlah sekitar 30 orang langsung menghampiri Yuda.
Tanpa basa-basi, mereka menghujani Yuda dengan pukulan secara membabi buta.
Yuda yang hanya seorang diri pun tak mampu menahan pukulan bertubi-tubi itu dan jatuh tersungkur ke aspal jalanan.
Teriakan seorang warga yang kebetulan melintas membuat segerombolan pemuda itu langsung kabur meninggalkan Yuda yang tergeletak lemah di jalan.
Yuda kemudian dibawa ke RS Wangaya agar segera mendapat pertolongan.
Ia kemudian dirujuk ke RSUP Sanglah untuk mendapatkan perawatan yang lebih optimal.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/grafis-dikeroyok_20160704_094231.jpg)