Bali Paradise
Nikmatnya Babi Se’i Diasap Khusus dengan Kayu Kosambi, Khas Kupang Ada di Bali
Se'i berasal dari bahasa Kupang yang artinya asap. Babi se'i adalah olahan daging babi yang dimatangkan dengan menggunakan asap, bukan digoreng
Jarak antara daging dan apinya kurang lebih sekitar 1 meter.

Jadi daging se'i bukan dibakar dengan panasnya bara arang, melainkan memanfaatkan panasnya asap. Inilah yang membuat aroma dan rasa babi se'i Kupang begitu istimewa.
Pengolahannya yang masih mempertahankan cara tradisional, membuat babi se'i Kupang punya cita rasa khas dengan olahan babi lainnya.
Daging Se’i yang berwarna agak kemerah-merahan itu, sebaiknya dimakan dalam keadaan hangat.
Jika sudah dingin, maka dagingnya akan terasa sedikit alot.
Saat masih hangat, seseorang dapat mencium aroma asap dengan rempah-rempahnya yang ada di dalam daging, yang membuat selera makan makin bertambah.
Selain menyediakan dalam bentuk porsi, babi se'i juga dijual dalam bentuk kiloan.
Harga 1 kg hanya Rp 180 ribu.
Babi se'i yang diolah oleh kru warung se'i sudah banyak dikirim ke luar kota seperti Jakarta, Surabaya, Malang dan Bandung.
Babi se'i selain bisa dimakan langsung dengan nasi, juga dapat dibuatkan variasi makanan lainnya.
Seperti se'i hotplate, nasi goreng se'i, se'i bunga papaya, dan dapat dicampur dengan mi instan. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/kuliner-sei_20160716_164515.jpg)