Bali Paradise
Nikmatnya Babi Se’i Diasap Khusus dengan Kayu Kosambi, Khas Kupang Ada di Bali
Se'i berasal dari bahasa Kupang yang artinya asap. Babi se'i adalah olahan daging babi yang dimatangkan dengan menggunakan asap, bukan digoreng
Laporan Wartawan Tribun Bali, Made Cintya Dewi
TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Bagi para pecinta kuliner khas Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), bolehlah singgah ke Warung Se'i Bu Aan di Jalan Tukad Badung No 9 D, Renon, Denpasar, Bali.
Belum genap setahun, warung ini memang terbilang masih anyar karena baru beroperasi pada 6 Oktober 2015.

Menu makanan yang disajikan beragam, di antaranya babi se'i, se'i bunga pepaya, sop kacang merah, dan masih banyak lagi.

Se'i berasal dari bahasa Kupang yang artinya asap. Babi se'i adalah olahan daging babi yang dimatangkan dengan menggunakan asap, bukan digoreng maupun dibakar.
Pengolahan daging babi se'i sangat apik karena daging babi dipotong tipis memanjang.
Selanjutnya, barulah dilumuri rempah-rempah dan diasapi. Proses pengasapan dilakukan cukup lama, memerlukan waktu 2 hingga 3 jam.
Saat diasapi, daging harus sering di balik karena jika tidak, daging akan hangus.
Selain itu, uniknya, daging diasapi bukan dengan arang, melainkan dengan kayu khusus yang bernama kayu kosambi.
Saat api masih menyala, daging tidak boleh langsung diletakkan. Setelah apinya padam, barulah daging bisa diletakkan di atasnya. Kemudian ditutup rapat agar asapnya tidak keluar.

Untuk menjaga kualitas daging agar tetap hiegenis, pemilik Warung Si'e, Bambang, merancang sendiri tempat pengasapannya.
"Biasanya tempat pengasapan kan menggunakan besi, seperti yang kita ketahui, besi itu mudah berkarat. Untuk menjaga biar tetap bersih, saya membuat dan merancang sendiri tempat pengasapannya. Di atas besi, saya lapisi dengan bambu lagi dan penutupnya pun saya bikin sendiri. Sehingga asapnya hanya mutar-mutar di sekitar sana saja," kata Bambang kepada Tribun Bali belum lama ini.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/kuliner-sei_20160716_164515.jpg)