Asyiknya Memetik Tomat Cherry di Danau Buyan
Kebun yang dimiliki seorang warga itu berada di sekitar Danau Buyan.
Penulis: Lugas Wicaksono | Editor: Eviera Paramita Sandi
TRIBUN-BALI.COM, SINGARAJA - Sejumlah perempuan sedang asyik memetik buah tomat cherry di sebuah kebun Desa Pancasari, Kecamatan Sukasada, Buleleng, Bali, Sabtu (30/7/2016).
Kebun yang dimiliki seorang warga itu berada di sekitar Danau Buyan.
Di kebun itu, warga tidak saja menanam tomat cherry yang hasil panennya untuk dijual di pasar.
Pemilik kebun juga membuka kebun itu untuk masyarakat umum, pengunjung dapat berwisata sembari merasakan sensasi memetik tomat cherry yang ada di kebun.
Pemilik kebun, Luh Ami (35) mengatakan, para pengunjung bisa memetik buah yang ditanamnya itu dan langsung memakannya di kebun dengan membayar Rp 10 ribu.
Sementara jika membeli untuk dibawa pulang, tomat cherry dihargainya Rp 8.000 per kilogram (kg).
“Awalnya kan memang buat nanam-nanam saja, hasil panennya dibawa ke pasar. Tapi ternyata banyak yang ingin memetik ya saya buka untuk umum, sama seperti petik stroberi di sini,” ucapnya.
Seorang pengunjung, Ni Putu Ari (23) mengaku menyempatkan untuk mampir ke kebun tomat cherry bersama teman-temannya saat menempuh perjalanan dari Buleleng menuju Tabanan.
Mahasiswa Universitas Pendidikan Ganesha ini mengaku menikmati memetik buah ini karena cukup unik.
“Kebetulan ini mau pulang ke Tabanan dari kuliah di Undiksha, besok sudah nggak ada kuliah. Asyik juga buahnya unik, lucu, nggemesin. Rasanya manis-manis masam, ini nanti ada bawa pulang juga,” katanya.
Wisata petik tomat cherry bisa menjadi alternatif pilihan berwisata di Danau Buyan yang beriklim sejuk ini.
Selain juga wisata petik stroberi yang juga cukup banyak di daerah ini.
Namun saat memetik, pengunjung hanya diperbolehkan memetik buah yang sudah matang.
Ciri buah yang sudah matang yakni berwarna lebih kemerah-merahan.
Ukuran buah ini lebih kecil dibandingkan dengan tomat pada umumnya.
Tomat cherry yang dibudidayakan di kebun ini berjenis Solanum Lycopersicum.
Buah ini cocok untuk ditanam di daerah yang berada di dataran tinggi bersuhu 18 derajat celcius. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/tomat-cherry_20160730_112714.jpg)