3 Bulan Jalin Hubungan Terlarang, Kelian Adat di Jembrana Ini Tewas Usai 'Begituan' dengan WIL
Lantaran tak menaruh kecurigaan, Ni Luh kemudian memilih menunggu PIL-nya tersebut keluar dari kamar mandi dan dikira hendak melanjutkan “ronde kedua"
Penulis: I Gede Jaka Santhosa | Editor: Ida Ayu Made Sadnyari
Tak lama berselang, dari dalam kamar mandi terdengar suara benda terjatuh.
Ni Luh mengira gayung yang jatuh.
Lantaran tak menaruh kecurigaan, Ni Luh kemudian memilih menunggu PIL-nya tersebut keluar dari kamar mandi dan dikira hendak akan melanjutkan “ronde kedua”.
Sekitar 10 menit lamanya tak keluar suara, Ni Luh yang mulai curiga kemudian masuk ke dalam kamar mandi yang pintunya tak dikunci tersebut.
Alangkah kagetnya saat wanita lingsir ini mendapati jika Nyoman P tersungkur dengan posisi tubuh miring dan telah tak bernyawa sekitar pukul 14.30 wita.
“Gedubrak...! Begitu bunyinya. Saya kira gayung yang jatuh karena tadinya dia bilang mau mandi dulu. Tapi saat masuk dia sudah tergeletak di lantai kamar mandi,” beber Ni Luh.
Ternyata ini bukan kali pertama pasangan lingsir tersebut check in di hotel.
“Dari pertama menjalin hubungan, sudah tiga kali begituan dan ini yang keempat. Tapi tidak sampai seperti ini. Dia juga tidak pernah minum obat-obatan sebelumnya,” tandas Ni Luh sembari mengusap air mata yang membasahi bajunya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/jenazah-i-nyoman-p_20160806_093908.jpg)