Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

GPS Kaget Namanya Masuk Survei Pilgub 2018, Lihat Juga Reaksi Figur Lainnya

Pun politisi senior PDIP yang duduk sebagai Anggota DPR-RI, Nyoman Dhamantra menganggap bahwa hasil survei tersebut sah-sah saja dilakukan.

Penulis: Ragil Armando | Editor: Ida Ayu Made Sadnyari
Tribunnews
Gede Pasek Suardika 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR – Munculnya 14 nama dalam survei Pemilihan Gubernur (Pilgub) Bali 2018 yang dilakukan oleh Lembaga Survei Indonesia (LSI), mendapat tanggapan yang beragam dari berbagai pihak.

Tidak terkecuali dengan nama-nama figur yang muncul dari hasil survei tersebut. Salah satunya ialah Gede Pasek Suardika (GPS).

Anggota DPD RI Perwakilan Bali ini mengaku kaget dan tak menyangka jika namanya masuk dalam hasil tersebut. 

“Ah, masa’ nama saya masuk? Saya baru tahu kalau nama saya masuk di dalam survei tersebut,” ujarnya saat dihubungi, Selasa (09/08/2016). 

Dengan adanya hasil survei tersebut, dirinya mengatakan bahwa semuanya tergantung pada masyarakat yang mempunyai hak pilih.

Walaupun demikian, apa pun nanti hasilnya yang dikeluarkan oleh LSI tersebut, hal itu seharusnya bisa digunakan sebagai cerminan untuk dan tolak ukur terhadap peluang maupun ketokohan figur dimasyarakat. 

“Saya berterima kasih pada masyarakat saja. kalau memang nantinya keluar hasil surveinya itu, ya kita bisa bercermin diri pada hasil survei itu. Apakah yang telah kita lakukan itu sudah sesuai dengan masyarakat,” katanya. 

Namun, ketika dirinya disinggung apakah dengan adanya hasil survei tersebut dirinya akan maju pada Pilgub 2018 mendatang, politisi yang mengawali karir politiknya sebagai aktivis mahasiswa ini agak malu-malu untuk menjawabnya.

Menurut GPS, untuk maju mencalonkan diri tak hanya berfokus pada hasil survei saja, melainkan juga ketersediaan modal. Baik modal finansial maupun kendaraan politik. 

“Kalau mau maju itukan harus ada modal dan partai politik. Saya kan tidak punya uang, ha ha ha,” tegasnya sembari tertawa. 

Berbeda dengan GPS, mantan Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI (Purn) Wisnu Bawa Tenaya yang juga masuk dalam survei tersebut mengatakan bahwa dirinya tidak terpengaruh dengan adanya survei yang dilakukan oleh LSI tersebut.

Apapun hasil dari survei, ia mengaku akan tetap mempersiapkan langkah-langkah dalam menyongsong Pilgub 2018. 

“Ya, tyang sih biasa-biasa saja melihat lembaga survei melalukan survei dan nama tyang masuk, kenten. Ya ngiring kita siapkan diri untuk ngayah ring Bali,” paparnya melalui sambungan telepon, Selasa (09/08/2016). 

Pun ditanya apakah dirinya telah membangun komunikasi politik dengan partai politik yang ada, purawirawan Jenderal berbintang dua ini mengaku dirinya belum melakukan komunikasi dengan berbagai parpol yang ada di Bali. Ia bahkan masih berfokus untuk melakukan konsolidasi dengan masyarakat Bali yang ada. 

“Tiang belum ada komunikasi politik dengan partai, tiang jalan manten (saya jalan saja) dengan masyarakat dengan semeton Bali, kenten (begitu),” katanya. 

Sumber: Tribun Bali
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved