Tragis, Kakak Beradik Ini Tewas Mengenaskan Berboncengan di Bypass IB Mantra
Ia dirujuk ke RSUP Sanglah. Namun, bocah ini juga menyusul saudaranya.
Penulis: Eka Mita Suputra | Editor: Ida Ayu Made Sadnyari
TRIBUN-BALI.COM, SEMARAPURA - Iskandar (22) dan saudaranya, Andre Sopia Maulidi (6) mengalami kecelakaan maut di simpang empat bypass Ida Bagus Mantra, wilayah Desa Jumpai, Sabtu (13/8/2016) pukul 16.00 Wita.
Kakak adik asal NTB ini pun meregang nyawa karena mengalami cidera kepala berat.
Informasi yang diperoleh di lapangan Minggu (14/8/2016) kemarin, Iskandar melaju dengan kecepatan tinggi mengendarai sepeda sepeda motor bernomor polisi DK 6016 A dari arah Desa Jumpai menuju Klungkung.
Namun, saat tiba di TKP, remaja ini hilang kendali. Mereka terhempas.
Keduanya membentur aspal hingga tak sadarkan diri. Iskandar dan Sopia lalu dilarikan ke UGD RSUD Klungkung oleh warga sekitar.
Sesaat setelah mendapatkan perawatan, Iskandar tak bisa bertahan.
Ia dinyatakan tewas. Sementara Sopia dalam kondisi kritis.
Ia dirujuk ke RSUP Sanglah. Namun, bocah ini juga menyusul saudaranya.
Kasat Lantas AKP Wayan Mudiasa dikonfirmasi menyebutkan, kecelakaan yang merengut dua nyawa tersebut merupakan kecelakaan tunggal.
"Diduga korbannya dalam kondisi mabuk dan mengendarai motor, sehingga hilang kendali dan terjadi kecelakaan. Korbannya meninggal dunia, dan yang dibonceng tadi pagi (kemarin) juga meninggal dunia. Saya harap masyarakat bisa disiplin untuk berlalu lintas," jelas Mudiasa. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/kecelakaan_20151027_164903.jpg)