Berkat Medsos, Bukit Asah Kian Terkenal, Telkomsel Target 30 Persen Pelanggan
Bukit Asah, Desa Bugbug, Karangasem, kini menjadi satu diantara destinasi favorit di Bali.
Penulis: AA Seri Kusniarti | Editor: Irma Yudistirani
“Biasanya kalau hari biasa, saya jualan dari pukul 10.00 Wita sampai 18.00 Wita. Kalau hari libur dan weekend saya jualan dari pukul 08.00 Wita sampai 19.00 Wita,” kata wanita yang kerap disapa Ani ini.
Ia mengatakan, saat hari libur kunjungan wisatawan domestik dan mancanegara membludak sehingga berimbas ke pemasukannya.
Jika hari biasa ia bisa meraup pemasukan sebesar Rp 60 ribu hingga Rp 70 ribu per hari, maka saat ramai kunjungan ia mampu meraup pemasukkan hingga Rp 300 ribu per hari.
Untuk itu, ia pun ikut mempublikasikan dan mempromosikan Bukit Asah melalui media sosial facebook.
“Terkadang saya unggah foto-foto bukit saat rumputnya hijau setelah musim hujan, biar semakin banyak yang datang. Beruntung signal Telkomsel sangat bagus di sini, sehingga saya mudah menggungah foto,” ujarnya lalu tersenyum simpul.
Ani menceritakan, sebelumnya Bukit Asah hanya lokasi memancing dan perkebunan warga saja, sebelum menjadi destinasi pilihan favorit di Karangasem dan Bali.
Cerita ini diamini oleh Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Karangasem, I Wayan Purna.
Lanjutnya, sejak 4 tahun Bukit Asah mulai dikenal masyarakat sebagai lokasi unik dan indah di Karangasem.
Sedangkan boomingnya, sejak dua tahun yang lalu karena peran media sosial.
“Kalau dulu kan wisatawan tahunya hanya Virgin Beach saja, tetapi sejak media sosial ramai menampilkan gambar, video mengenai Bukit Asah. Banyak wisatawan lokal dan asing yang berdatangan,” jelasnya.
Untuk itu, Ia mengapresiasi Telkomsel, sebagai satu diantara perusahaan operator telekomunikasi seluler yang menginvestasikan broadband di Karangasem.
Sehingga mampu membantu pengembangan Karangasem, khususnya destinasi-destinasi baru kepada dunia.
“Broadband dan media sosial memang sangat membantu promosi, bahkan terkadang ada sebuah destinasi yang kami belum tahu sudah terkenal duluan di media sosial,” sebutnya lalu tertawa.
Hingga akhir tahun 2016, pihaknya menyediakan dana promosi hingga Rp 700 juta baik untuk promosi dalam dan luar negeri.
“Harapan kami, Telkomsel meningkatkan jaringannya di wilayah Karangasem, khususnya di lokasi yang masih memiliki destinasi tersembunyi, sehingga memajukan Karangasem ke depannya,” imbuhnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/telkomsel_20160818_225237.jpg)