Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Ibu dan Anak Ditusuk di Monang Maning

Bersembunyi di Pelinggih, Pelaku Penusukan Monang Maning Buang Pisau di Sumur Tempat Melukat!

Tersangka Tono berhasil dibekuk polisi, Rabu (21/9) sekitar pukul 01.20 Wita

Penulis: I Gusti Agung Bagus Angga Putra | Editor: Aloisius H Manggol
Tribun Bali/I Gusti Agung Bagus Angga Putra
Pura tempat persembunyian Tono usai menusuk Suyani dan Java dengan sebilah pisau. 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR- Upaya persembunyian tersangka kasus penganiayaan berat yang merenggut nyawa Suyani (39), di Jalan Gunung Lebah IV Nomor 43 E, Banjar Sari Buana, Desa Tegal Harum, Denpasar, terhenti di dekat tempat pembuangan akhir (TPA) Monang-Maning Jalan Merpati, Denpasar.

Tersangka Tono berhasil dibekuk polisi, Rabu (21/9) sekitar pukul 01.20 Wita.

Tak Sadar Pelaku Penusukan Monang Maning Sembunyi di Pura, Jero Mangku: Sumur Nggak Suci Lagi!
VIDEO: Detik-Detik Pelaku Tusuk Bagian Perut Ibu Tiga Anak di Monang Maning!

Menurut pengakuan Tono, setelah membunuh Suyani dan melukai anak laki-laki Suyani, dirinya bersembunyi di belakang padmasana Pura Tegal Timbul Gatep Manis yang berlokasi sekitar 1 kilometer ke arah timur dari TKP rumah korban.

Tono membuang pisau ke dalam sebuah sumur kembar sedalam 3 meter yang biasa digunakan umat Hindu yang bersembahyang di pura tersebut untuk melukat.

Hal itu dilakukannya untuk menghindari kejaran warga dan polisi.

Lantaran berusaha kabur dan melawan saat hendak ditangkap, Tono pun “dihadiahi” timah panas oleh anggota Tim Resmob Polresta Denpasar.

Saat itu, Tono telah keluar dari persembunyiannya di Pura Tegal Timbul Gatep Manis untuk berganti pakaian di rumah kosnya.

“Tim (Reserse Mobil) dipecah ada yang mencari pelaku di Terminal Ubung, sekitar TKP dan ada di tempat kos tersangka. Karena tersangka melakukan perlawanan, anggota harus mengambil diskresi di lapangan.  Jadi kita terpaksa melumpuhkan tersangka di bagian kaki,” kata Kasat Reskrim Polresta Denpasar, Kompol Reinhard Habonaran Nainggolan ketika ditemui pada saat pelaksanaan pra-rekonstruksi kasus penganiayaan berat tersebut.

Tono pun dikeler ke Mapolresta Denpasar guna menjalani pemeriksaan.

Menurut keterangan Tono kepada penyidik, setelah berhasil melarikan diri dari kejaran warga sekitar, ia dengan cepat memasuki area pura.

Tempat persembunyian Tono di Pura Tegal Timbul Gatep Manis

Sebelum masuk pura, ia menyempatkan waktu sejenak untuk mencuci bekas darah pada pisaunya di tukad (sungai) kecil di depan pura.

Setelahnya, ia menyelinap diam-diam ke areal dalam pura.

Sumber: Tribun Bali
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved