Ibu dan Anak Ditusuk di Monang Maning
Ini Tempat Persembunyian Pelaku Usai Tusuk Ibu dan Anak di Monang Maning!
Saat dibekuk, Tono sempat melawan dan berupaya melarikan diri dari kejaran petugas polisi
Penulis: I Made Ardhiangga Ismayana | Editor: Aloisius H Manggol
TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR- Tersangka kasus penganiayaan dan pembunuhan Suyani (39) di Jalan Gunung Lebah IV Nomor 43, Banjar Sari Buana, Desa Tegal Harum, Denpasar, Bali akhirnya ditangkap Unit Jatanras Polresta Denpasar, Bali pada Rabu (21/9/2016) sekitar pukul 01.20 Wita.
Saat dibekuk, tersangka Tono sempat melawan dan berupaya melarikan diri dari kejaran petugas polisi.
Walhasil, polisi pun "menghadiahi" Tono dengan timah panas di bagian kaki.
Tersangka dibekuk di dekat TPA sampah daerah Monang-Maning.
Setelah mendapatkan perawatan di RS Trijata, Tono langsung dibawa ke Mapolresta Denpasar guna menjalani pemeriksaan.
Kasat Reskrim Polresta Denpasar, Kompol Reinhard Nainggolan menyebut, bahwa setelah membunuh, pelaku sempat mencuci pisau miliknya dan bersembunyi di sebuah tempat ibadah umat Hindu di dekat TKP pembunuhan.
"Ia (pelaku,red) bersembunyi hingga malam hari. Dan kemudian, berjalan kaki pulang menuju ke kosnya. Dan setelah itu kami tangkap di sebuah tempat tak jauh dari kosnya," ujar Reinhard.
Tusukan di Jantung Penyebab Suyani Tewas, Paru-Paru Dafa Mengecil Akibat Tikaman Tono!
Jenazah Suyani langsung dibawa ke RSUP Sanglah, Denpasar, Bali menggunakan ambulans RSUP Sanglah sekitar pukul 14. 26 Wita.
Sementara Dafa dilarikan ke IGD RSUP Sanglah setelah sebelumnya dirujuk dari RS Bali Med Denpasar karena kritis akibat mendapat luka tusukan dari pelaku.
Dokter mengatakan, Dafa dalam kondisi kritis di IGD karena mendapat luka tusukan di bagian dada kiri hingga menembus bagian kulit punggungnya.
Paru-paru Dafa juga mengecil akibat luka tusukan sehingga dipasangkan selang oksigen pada kedua hidungnya.
"Dafa juga sempat ditendang oleh pelaku karena ada memar di tubuhnya," ujar Sinta (22), keponakan Suyani yang sedang menjaga Dafa di ruang IGD, kemarin.
Sinta mengakui ia ditelepon oleh kakak Suyani yang mengatakan Dafa berada di IGD RSUP Sanglah.
Sinta langsung bergegas menuju rumah sakit dan sempat melewati rumah Suyani yang dipasangi garis polisi.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/pura_20160921_201917.jpg)