Ibu dan Anak Ditusuk di Monang Maning
Tusukan Kena Jantung Penyebab Suyani Tewas Mengenaskan
Hasil PL menemukan adanya dua jenis kekerasan yaitu kekerasan tumpul sebanyak dua luka dan kekerasan tajam sebanyak 15 luka.
Penulis: I Dewa Made Satya Parama | Editor: Ida Ayu Made Sadnyari
TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Jenazah Suyani langsung dibawa ke RSUP Sanglah, Denpasar, Bali menggunakan ambulans RSUP Sanglah sekitar pukul 14. 26 Wita.
(Mencekam, Begini Penusukan Ibu dan Anak di Monang-Maning, Adik Dafa Sempat Dicekik)
Sementara Dafa dilarikan ke IGD RSUP Sanglah setelah sebelumnya dirujuk dari RS Bali Med Denpasar karena kritis akibat mendapat luka tusukan dari pelaku.
Dokter mengatakan, Dafa dalam kondisi kritis di IGD karena mendapat luka tusukan di bagian dada kiri hingga menembus bagian kulit punggungnya.
Paru-paru Dafa juga mengecil akibat luka tusukan sehingga dipasangkan selang oksigen pada kedua hidungnya.
"Dafa juga sempat ditendang oleh pelaku karena ada memar di tubuhnya," ujar Sinta (22), keponakan Suyani yang sedang menjaga Dafa di ruang IGD, kemarin.
Sinta mengakui ia ditelepon oleh kakak Suyani yang mengatakan Dafa berada di IGD RSUP Sanglah.
Sinta langsung bergegas menuju rumah sakit dan sempat melewati rumah Suyani yang dipasangi garis polisi.
"Saya tanya polisi di sana ada apa dan disebut ada pembunuhan. Saya langsung cepat-cepat ke Sanglah," ujar Sinta.
Kepala Bagian SMF Instalasi Kedokteran Forensik RSUP Sanglah, dr Ida Bagus Putu Alit, menjelaskan jenazah Suyani diterima pukul 15.00 Wita dan melakukan pemeriksaan luar (PL) 11 menit setelahnya.
Hasil PL menemukan adanya dua jenis kekerasan yaitu kekerasan tumpul sebanyak dua luka dan kekerasan tajam sebanyak 15 luka.
Luka tajam tersebar di area punggung, perut, dan anggota gerak.
Sementara luka tumpul ditemukan di kepala dan leher.
"Di antara luka tajam ada luka perlawanan dan tangkisan serta luka yang mengakibatkan kematian pada korban yaitu luka tusukan mengenai jantungnya," urai Alit di ruang kerjanya.
Dari tanda kematian korban, Alit memperkirakan waktu kematian korban kurang dari delapan jam setelah dilakukan PL.
Dilakukan juga proses autopsi pukul 16.57 Wita atas permintaan kepolisian dan seizin keluarganya.
"Jenazah akan diserahkan kepolisian pada keluarga menunggu jadwal penerbangan ke Kebumen," ujar Alit. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/lokasi-penusukan_20160920_142417.jpg)