Salut, Kakek 96 Tahun Banjir Pesanan Serok Sampah, Enerjik di Usia Senja
Pekerjaan membuat serok sampah ini menjadi "mata pencaharian" Nyoman Minda di rumahnya di Banjar Binoh Kelod, Desa Ubung Kaja, Kecamatan Denpasar
Penulis: I Wayan Erwin Widyaswara | Editor: Ida Ayu Made Sadnyari
TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Berusia 96 tahun tak menyurutkan niat Nyoman Minda aktif bekerja untuk menghasilkan uang.
Dengan kreativitasnya, Pekak Minda membuat serok sampah dari barang-barang bekas.
Seorang pria tua berkacamata tampak sedang sibuk memasang baut-baut yang digunakan menyambungkan antara kayu dengan plastik jeriken yang telah dibentuk sedemikian rupa, Kamis (20/10/2016).
Di sekitarnya, terlihat jejeran serok sampah yang sudah selesai dikerjakan.
Pekerjaan membuat serok sampah ini menjadi "mata pencaharian" Nyoman Minda di rumahnya di Banjar Binoh Kelod, Desa Ubung Kaja, Kecamatan Denpasar Utara.
Ia menikmati masa-masa senjanya sebagai pembuat serok lantaran banyaknya pesanan.
Banyaknya pihak yang memesan serok buatannya karena dinilai lebih tahan lama ketimbang serok plastik dan seng yang banyak terdapat di pasaran.
“Awalnya dulu hanya iseng-iseng saja. Tapi ternyata banyak yang pesan, ya saya tekuni terus. Sudah lama saya buat dengan barang-barang bekas. Sudah dari 10 tahun,” kata Minda yang nada suaranya sudah lirih dan terbata-bata itu di rumah kediamannya.
Saat tubuhnya masih bugar dan kuat, Minda bisa menghasilkan 10 sampai 25 serok per hari.
Namun, kini ia tidak seproduktif tahun-tahun sebelumnya karena faktor usia.
Hobinya sebagai petani dan sebagai undagi dulu membuatnya tak bisa terus-terusan diam dan tidur di kasur.
“Kalau diam malah saya gelisah. Makanya pengen kerja saja. Ya kalau sekarang sudah agak jarang membuatnya. Tidak setiap harilah seperti dulu,” kata kakek enam anak ini.
Sembari duduk di teras rumahnya, Minda kemudian bercerita bahwa tumpukan serok-serok pengangkut sampah yang sudah jadi itu dibuatnya dengan bahan-bahan bekas.
Barang-barang yang digunakan Minda untuk membuat serok pun sangat sederhana.
Antara lain kayu sisa-sisa bangunan, jerigen bekas yang didapat di hotel tempat anaknya bekerja.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/nyoman-minda_20161021_134426.jpg)