Dokumen TPF Munir Hilang di Era SBY? Jaksa Agung Bakal Menyambanginya
Ke manakah hilangnya dokumen tim pencari fakta (TPF) perkara pembunuhan aktivis HAM Munir?
Editor:
Irma Yudistirani
KOMPAS/AGUS SUSANTO
Aktivis Jaringan Solidaritas Korban untuk Keadilan mengenang 10 Tahun Kasus Munir dalam aksi Kamisan di Istana Negara, Kamis (4/9/2014). Pegiat HAM mendesak penegak hukum untuk membuka kembali kasus Munir untuk menjerat dan menghukum auktor intelektualis di balik pembunuhan Munir.
Presiden, sebut Johan, sangat ingin perkara kematian Munir dituntaskan.
Staf Khusus Menteri Sekretaris Negara, Alexander Lay mengatakan bahwa dia justru mengetahui dari media massa bahwa laporan TPF kematian Munir itu dipegang oleh Presiden keenam RI, Susilo Bambang Yudhoyono.
"Pak Sudi (Mensesneg era SBY, Sudi Silalahi) juga mengatakan demikian bahwa yang menerima itu, Pak SBY, sejumlah eksemplar (TPF Munir)," ujar Alex.
Namun, Alex tak mengetahui apakah pernyataan Sudi itu benar atau tidak.
Kemensetneg juga belum berencana berkomunikasi dengan SBY terkait hal itu. (Kompas.com/ Fabian Januarius Kuwado)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/munir_20160622_172503.jpg)