Putu Leong Ditangkap KPK
Putu Leong Didakwa Terima Suap dan Gratifikasi, Demokrat Segera PAW
Mudarta menambahkan, politisi Demokrat asal Buleleng, Tutik Kusumawardhani, akan menjadi calon kuat mengisi PAW menggantikan Putu Leong.
Penulis: Ragil Armando | Editor: Ida Ayu Made Sadnyari
TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Setelah Putu Leong didakwa menerima suap dan gratifikasi, Ketua DPD Demokrat Bali, Made Mudarta, meyakini DPP Partai Demokrat akan segera bertindak untuk mengurus proses Pengganti Antar Waktu (PAW).
Baca: Ternyata, Politisi Putu Leong Terima Suap Rp 500 Juta dan Gratifikasi Rp 2,7 Miliar
“Apalagi kalau status sudah jelas, maka akan dianggap clear dan partai akan segera memproses dan mengeksekusi,” ujarnya ketika dihubungi melalui sambungan seluler, Rabu malam.
Selain Putu Leong, anggota DPR RI Partai Demokrat asal Bali, Jero Wacik, juga terjerat kasus hukum.
Saat ini Jero Wacik masih dalam proses banding atas kasus dugaan korupsi saat menjabat sebagai menteri.
Mudarta menambahkan, politisi Demokrat asal Buleleng, Tutik Kusumawardhani, akan menjadi calon kuat mengisi PAW menggantikan Putu Leong.
Sementara di belakangnya Tutik, pihaknya telah menyiapkan Wasekjen DPP Demokrat yang kini menjadi juru bicara Agus Harimurti Yudhoyono di Pilkada DKI 2017, Putu Supadma Rudana.
"Ya siapa nanti yang akan jadi di PAW duluan, apakah Pak Jero Wacik atau Pak Putu Sudiartana. Maka Bu Tutik di antrian pertama atau cluster pertama. Nah kalau itu sudah selesai, baru antrian selanjutnya itu Pak Putu Supadma Rudana,” tandasnya. (tribunnews/gil)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/putu-leong-berjalan-tertunduk_20160701_101532.jpg)