Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Pesan Di Bantal Merah Jambu Sebelum Sepasang Pasutri Tewas Dibantai Secara Misterius

Terlihat tulisan rapi di bantal itu yang diduga ditulis Aslika. Foto pernikahannya pun masih terlihat rapi saat keduanya melangsungkan pernikahan.

Editor: Eviera Paramita Sandi
bangka pos/resha
Foto pernikahan almarhum Iswandi dan istrinya Aslika. Pasangan suami istri ini ditemukan tewas mengenaskan dengan 30 tikaman di Bukit Mangkol, Bangka Tengah. 

Sejak sore kemarin kepolisian dari Polsek Simpang Katis Bateng mendatangi rumah kontrakan Andi dan Aslika.

Hingga Subuh kemarin, kepolisian Polda juga ikut memeriksa isi rumah korban.

"Ada surat yang ditinggalkannya, kayaknya ditulis istrinya, dibawa sama polisi suratnya, isinya hampir sama dengan tulisan yang ada di bantal, hanya lebih panjang," kisah Aris.

Ketua RT setempat, Muhammad dan paman korban, Tono ikut menceritakan keseharian korban saat bertemu di masjid yang berjarak sekitar 50 meter dari kontrakan. Sepengetahuannya, korban rajin ke masjid untuk beribadah. Namun sebulan terakhir sudah jarang terlihat lagi.

"Terakhir sebulan lalu ke masjid, katanya sekitar dua minggu lalu sempat bertengkar, istrinya pulang ke rumah orangtuanya, tetapi kembali lagi akhirnya," kata Muhammad.

Dirinya mengakui sudah lama tidak bertemu dengan korban.

"Jadi tidak tahu apapun, hanya tadi subuh ada polisi memeriksa rumahnya, mengambil beberapa barang seperti kartu memori dan barang lainnya," jelasnya.

Paman korban pun mengakui, Andi merupakan sosok yang rajin saat pernah ikut membantu berjualan dirinya.

"Sekitar dua minggu ikut saya, setelah itu tidak ada lagi, pernah juga jualan sayur di depan rumahnya, orangnya supel dan rajin," tutur Tono.

Dicari hingga subuh

ADALAH Zainuri yang menemukan Aslika, istri Iswandi (28) alias Andi, warga Gandaria I, Pangkalpinang yang ditemukan tewas di Bukit Mangkol, Desa Terak, Kecamatan Simpangkatis, Kabupaten Bangka Tengah, Selasa (22/11/2016).

Bibi Aslika itu datang bersama 40 warga Pintu Air untuk membantu pencarian. Mereka ikut mencari Aslika di Bukit Mangkol pascapenemuan jenazah Andi, Senin (21/11/2016) pagi kemarin.

"Kami mencari sampai Subuh. Karena lelah kami pulang dulu, kemudian pagi mencari lagi meminta bantuan Basarnas dan Polres Bateng dan Pangkalpinang," kata Zainuri saat ditemui di RSUD Depati Hamzah, Pangkalpinang, Selasa (22/11/2016).

Zainuri mengaku punya firasat kuat akan keberadaan Aslika. Karenanya dia memilih mencari di bagian hutan yang ada batang durian dan karet di sekitar lokasi kejadian.

"Setelah dari lokasi penemuan suaminya, saya ingat keluarga pernah bilang bahwa ada kebun di sana, jadi saya ke situ, saat ketemu saya langsung teriak memanggil tim untuk membantu," ujarnya.

Sumber: Bangka Pos
Halaman 3/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved