‘Saya Minta Dibukakan Pintu Maaf’, Pengamanan Tiga Lapis untuk Sidang Ahok Hari Ini
Selain meminta maaf, Ahok pun melayangkan permintaan kepada para ulama untuk selalu mengingatkan dan membimbingnya di ibu kota.
Sebab, dia lahir dan besar di Belitung Timur yang mayoritas beragama Islam.
Ahok juga menyinggung soal keluarga muslim yang mengadopsinya.
"Bahkan saya dari kecil diangkat anak oleh keluarga muslim, keluarga Bugis Bone," tuturnya.
Pada kesempatan itu, Ahok dan pasangannya, Djarot Saiful Hidayat, menikmati penampilan penyanyi religi Hadad Alwi yang menyanyikan beberapa lagu religi.
Pasangan nomor urut dua di Pilkada DKI 2017 itu menepuk‑nepukan tangan mengikuti irama musik. Keduanya tersenyum lebar.
Sesekali, Ahok dan Djarot memerhatikan anak perempuan yang menjadi teman duet Hadad Alwi. Bahkan, Djarot juga terlihat ikut melantunkan lagu, sambil sesekali mengacungkan dua jari.
Seusai acara, Ahok menyatakan lagu‑lagu religi itu tak asing baginya. Sebab, dia lahir dan besar di lingkungan yang mayoritas beragama Islam.
"Lagu‑lagu qasidah kalau kata orang kampung itu, biasa kita dengar. Kalau di kampung kita ikut goyang sebetulnya, ikut goyang, dari kecil persis diajarin nyanyi lagu‑lagu gitu dari kecil," ujar Ahok.
Sejak kecil hingga menjabat sebagai bupati Belitung Timur, Ahok juga sudah terbiasa mengikuti acara maulid nabi. Ahok menyebut banyak keluarganya yang juga beragama Islam.
"Banyak keluarga yang muslim. Keluarga Bapak saya juga banyak yang muslim, keluarga dari pihak Ibu juga banyak yang muslim juga," katanya
Didampingi 80 Pengacara
Sekitar 80 pengacara bakal mendampingi Ahok pada persidangan kasus dugaan penistaan agama di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Utara.
Ketua Tim Advokasi Bhinneka Tunggal Ika BTP Sirra Prayuna mengatakan, sekitar 80 orang pengacara itu akan mendampingi Ahok dan menyiapkan semua hal terkait proses persidangannya.
Ia menjelaskan, tim advokasi dibagi dalam dua bidang, yaitu tim litigasi yang bertugas mendampingi Ahok di setiap persidangan yang jumlahnya sekitar 10‑20 orang advokat, serta tim non‑litigasi sekitar 60‑an orang advokat.
"Kami terus matangkan persiapan tim hukum Basuki Tjahaja Purnama dalam menghadapi persidangan perdana pada 13 Desember 2016 pukul 09.00 WIB, di PN Jakarta Utara di Jalan Gajah Mada, Jakarta," jelas Sirra.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/ahok-fotoan_20161213_091207.jpg)