Hadapi Angkutan Nataru, Lintas Ketapang-Gilimanuk Dilayani 42 Kapal Penyeberangan
Saat normal, lintas laut Ketapang-Gilimanuk dilayani 30 kapal, dengan sekali trip diperlukan waktu 90 menit
Penulis: I Gede Jaka Santhosa | Editor: Aloisius H Manggol
TRIBUN-BALI.COM, NEGARA - Menjelang libur Natal dan Tahun Baru 2017 (Nataru) mendatang, instansi terkait di lintas laut Ketapang-Gilimanuk telah siap melayani arus penyeberangan.
Sebanyak 42 kapal akan disiapkan guna melayani penyeberangan dan dipadukan dengan peningkatan trip setiap harinya guna mengantisipasi padatnya arus penyeberangan.
"Kami sudah melangsungkan rapat koordinasi antar instasi terkait dan kami siap melayani angkutan Nataru tahun ini," ungkap Kepala Otoritas Pelabuhan Penyeberangan (OPP) Ketapang-Gilimanuk, Arif Muldjanto ketika dikonfirmasi Kamis (15/16/2016).
Saat ini, kata dia, ada 30 kapal yang disiapkan untuk melayani penyeberangan di Selat Bali.
Semua kapal ini berjenis Roro dengan 20 kapal diantaranya beroperasi di dermaga Mobile Bridge (MB) I, MB II, MB III dan dermaga Ponton.
Sedangkan 10 kapal lainnya beroperasi di dermaga Landing Craft Machine (LCM).
Jumlah kapal ini akan ditingkatkan pada puncak arus penyeberangan yang diprediksi terjadi pada tanggal 23-24 Desember 2016 atau menjelang Natal dan pada tanggal 29-30 Desember menjelang tahun baru 2017 nanti.
Dari hari normal 30 kapal akan ditambah menjadi 42 kapal penyeberangan.
Begitu pula dengan trip kapal yang pada hari normal hanya 8 kali trip penyeberangan akan ditingkatkan menjadi 9 hingga 10 trip penyeberangan per harinya pada kondisi arus padat.
Dengan diberlakukannya penambahan trip penyeberangan, maka Port Time (waktu bongkar muat) dan Sailing Time (waktu berlayar) juga akan dipercepat.
Untuk hari normal, sekali trip diperlukan waktu 90 menit yakni dengan rincian 30 menit untuk waktu bongkar muat dan 60 menit untuk waktu berlayar.
Sedangkan untuk mengantisipasi puncak arus penyeberangan waktu ini akan dipercepat lagi menjadi 72 menit yakni dengan rincian 31 menit untuk waktu bongkar muat dan 41 menit untuk waktu berlayar.
"Tentunya laporan perkembangan cuaca dari BMKG akan selalu kita update. Menjelang Nataru ini infonya cuaca memang agak ekstrim jadi kami himbau kepada petugas terkait untuk tetap waspada," tandas Arif. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/antrean-pelabuhan_20151228_102046.jpg)