Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Terkuak, 6 Mobil Dinas Belum Kembali Sejak 2009, 9 Tak Jelas Keberadaannya

Sejak 2009 silam terungkap ada 15 unit mobil dinas DPRD Denpasar yang belum dikembalikan dan tidak jelas keberadaannya.

Penulis: I Wayan Erwin Widyaswara | Editor: Ida Ayu Made Sadnyari
Net
Ilustrasi 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Sekretariat DPRD Denpasar kembali terbelit masalah.

Sejak 2009 silam terungkap ada 15 unit mobil dinas DPRD Denpasar yang belum dikembalikan dan tidak jelas keberadaannya.

Rinciannya, 6 unit mobil dinas masih dibawa atau belum dikembalikan oleh mantan pimpinan dan anggota dewan periode 2004-2009 dan 2009-2014, dan 9 mobil belum jelas siapa yang membawanya.

Terungkapnya sejumlah mobil dinas DPRD periode 2004-2009 dan 2009-2014 yang belum dikembalikan itu berawal dari pemeriksaan dan kemudian menjadi temuan Inspektorat Kota Denpasar pada 2015 lalu.

Karena mobil belum kembali hingga ujung tahun 2016 lalu, tim Inspektorat Kota Denpasar kembali mempertanyakan tindak lanjut temuan tersebut ke pihak Sekrerariat DPRD Denpasar pada akhir Desember 2016 lalu.

"Tim kami sudah menanyakan lagi ke pihak kuasa pengguna angggaran (Sekretaris Dewan) tentang mobill dinas itu. Sekarang silakan tanyakan ke sana saja. Saya di internal Inspektorat juga sempat tanyakan ke tim Inspektorat sampai di mana temuan kita ditindaklanjuti. Kemudian mereka tanyakan lagi ke sana pekan lalu," kata Ida Bagus Gde Sidharta, Kepala Inspektorat Kota Denpasar kepada Tribun Bali pada Jumat (30/12) lalu.

Berdasarkan data dari Bagian Aset Setda Kota Denpasar, jumlah total mobil dinas yang terdapat di DPRD Denpasar (sekretariat dan anggota dewan) sebanyak 70 unit.

Kepala Bagian Aset Setda Kota Denpasar, Maria Antonia Dezire Mulyani mengatakan, pihaknya hanya mencatat mobil dinas itu secara umum saja. Lebih rinci tentang dimana dan siapa yang menggunakan mobil tersebut, Dezire mengaku pihak Sekretariat DPRD Denpasar lebih mengetahuinya.

"Kami tidak mengurus siapa yang menggunakannya. Kami hanya mencatat barang dan jumlahnya, jenisnya, dan pelat nomornya. Kalau mau tahu siapa yang menggunakan, silakan ke Sekretariat Dewan. Mereka yang menangani," kata Dezire kepada Tribun Bali belum lama ini.

Di DPRD Denpasar, masing-masing pimpinan dan anggota DPRD Denpasar setidaknya membawa satu unit mobil dinas. Di Sekretariat DPRD Denpasar, ada lima pejabat yang menggunakan mobil dinas, dan tiga unit mobil dinas yang digunakan sebagai kendaraan operasional. Ada pula dua unit lagi masih dalam proses lelang terbuka (untuk penjualan).

"Kalau dihitung hitung, jumlah anggota dewan kan 45 orang, dan di sekretariat ada lima pejabat yang membawa kendaraan dinas. Kemudian, ada dua yang dilelang, serta ada tiga mobil dinas untuk kegiatan operasional," kata sumber Tribun Bali di Pemkot Denpasar yang meminta namanya tidak disebutkan.

Dengan demikian, jumlah mobil dinas di kelembagaan DPRD Denpasar (termasuk di Sekretariat Dewan) pada periode saat ini (2014-2019) terhitung sebanyak 55 unit.

Jika ditambahkan dengan data temuan Inspektorat Kota Denpasar, artinya yang baru berhasil diketahui berapa dan siapa yang membawa mobil dinas itu hanyalah 61 unit. Padahal, data dari bagian Aset Pemkot Denpasar menyebutkan ada 70 unit kendaraan. Itu artinya, ada enam mobil dinas DPRD Denpasar yang belum kembali plus ada sembilan mobil dinas yang tidak jelas keberadaannya hingga saat ini.

"Dari enam unit itu, ada dari periode 2004 sampai 2009 sebanyak tiga unit, dan sisanya ya dari periode 2009 sampai 2014. Mobilnya ada tiga Kijang Innova dan dua Avanza," kata sumber terpercaya ini kepada Tribun Bali.

Kepala Inspektorat Denpasar Ida Bagus Gde Sidharta mengaku pihaknya sudah sempat melayangkan surat ke Sekretariat DPRD Denpasar pasca temuan tersebut. Namun, dirinya tidak mengetahui sampai dimana tindak lanjut dari surat Inspektorat itu. "Katanya sih masih dalam proses (pendekatan agar bisa dikembalikan)," kata Sidharta.

Sumber: Tribun Bali
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved