Kapolda Bali Bentuk Tim Pemberantas Kejahatan Trans Nasional, 100 Anggota Akan Dipilih
Kejahatan trans nasional itu meliputi people smuggling (perdagangan manusia), paedofillia, terorisme, narkoba, pencucian dan lain sebagainya
Penulis: I Made Ardhiangga Ismayana | Editor: Aloisius H Manggol
TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR- Baru beberapa hati menjabat, Kapolda Bali Irjen Peter F Golose sudah melakukan berbagai upaya pengamanan di Bali.
Kejahatan trans nasional menjadi perhatian khusus.
Kejahatan trans nasional itu meliputi people smuggling (perdagangan manusia), paedofillia, terorisme, narkoba, pencucian dan lain sebagainya.
Kabid Humas Polda Bali, AKBP Hengky Wijaya menyatakan, bahwa sesuai instruksi Kapolda kejahatan trans nasional masih menjadi perhatian.
Sebab posisi Bali sebagai central pariwisata tetap menjadi perhatian dalam beberapa jenis kejahatan di atas.
"Seperti narkoba kami akan lakukan upaya preentif dan prefentif. Intinya perhatian kepada kejahatan trans nasional tetap menjadi kewaspadaan. Dan juga kejahatan yang lainnya," ucapnya Rabu (11/1/2017).
Untuk itu, pihaknya akan membentuk sebuah tim yang menangani kejahatan tersebut.
Dari seluruh anggota Korps Bhayangkara akan ada 100 personel.
Dan itu disebar di semua polda dan jajaran.
"Kita sebar dan tim untuk yang akan melakukan pengawasan," jelasnya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/sertijab-kapolda-bali_20170104_215451.jpg)