Dikabarkan Hakim Patrialis Ditangkap Bersama Cewek di Hotel Esek-esek, Ini Modus PSK Taman Sari!
Kawasan Tamansari bak surga bagi laki-laki hidung belang, PSK dipilih dalam mobil lalu dibawa ke hotel
TRIBUN-BALI.COM, JAKARTA - Area penangkapan Patrialis Akbar merupakan kawasan esek-esek dengan berbagai modus Pekerja Seks Komersial (PSK) yang dikemas muncikari dengan cara kreatif.
Patrialis Akbar, Hakim Mahkamah Konstitusi (MK) kena Operasi Tangkap Tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di sebuah hotel di Tamansari, Jakarta Barat.
Hal ini ditegaskan Ketua KPK Agus Raharjo, Kamis (26/1/2017).
Patrialis bahkan kabarnya ditangkap saat bersama seorang wanita.
"Benar soal informasi OTT yang dilakukan KPK di Jakarta. Ada sejumlah pihak yang diamankan saat ini. Perkembangan lebih lanjut akan kami sampaikan," ucap Agus seperti dilaporkan Theresia Felisiani Reporter Tribunnews.com.
Lalu seperti apa kawasan Tamansari di Jakarta Barat?
Penelusuran Tribunnews dari berbagai sumber, Tamansari bagaikan surga bagi laki-laki hidung belang.
Di kawasan tersebut merupakan kawasan esek-esek, meski tak ada lokasi resmi banyak Penjaja Seks Komersil (PSK) yang tawarkan diri di lokasi tersebut.
Tahun 2015 lalu bahkan berhasil diungkap Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya.
Pada Bulan Agustus 2015 ada 25 wanita cantik digiring ke Polda Metro Jaya.
25 Wanita cantik tersebut ternyata merupakan PSK yang menjajakan diri dengan modus baru.
Wanita-wanita tersebut dimasukkan dalam sebuah mobil yang diparkir di pinggir jalan, lalu ada muncikari yang bertugas mencari pria hidung belang yang berkeliaran.
Pria mata keranjang yang sedang berburu kenikmatan tersebut kemudian dibawa masuk muncikari untuk memilih wanita-wanita yang menawan.
Setelah dipilih dan deal dengan harganya pria hidung belang lalu membawa wanita tersebut ke hotel di kawasan tersebut.
Wanita-wanita tersebut berasal dari Jawa Tengah, Jawa Barat dan Jawa Timur.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/psk_20170126_200425.jpg)