Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Gadis 17 Tahun Asal Sukasada Ngaku Dipaksa Making Love Dengan Lima Pria dan Dicekoki Sabu di Lovina!

Saya datang ke rumahnya pakai celana panjang, sampai di sana saya suruh ganti pakai rok pendek

Penulis: Lugas Wicaksono | Editor: Aloisius H Manggol
NET
Ilustrasi 

TRIBUN-BALI.COM, SINGARAJA - Seorang remaja perempuan berinisial KS (17) asal Kecamatan Sukasada, Buleleng dipekerjakan sebagai Pekerjaa Seks Komersial (PSK).

Selama dipekerjakan sebagai PSK, perempuan ini juga sama sekali tidak mendapatkan uang.

KS saat ditemui di rumahnya mengatakan, dua pekan lalu dirinya diajak oleh seorang wanita berinisial PM (35) asal Kecamatan Buleleng untuk bekerja sebagai pelayan di rumah makan di Desa Bestala, Kecamatan Banjar.

Baca: Pengakuan Gadis 17 Tahun Asal Sukasada Yang Dipaksa ‘Layani’ 5 Pria di Lovina Sampai di Polisi!

Ia yang tidak sekolah dan butuh pekerjaan untuk membantu orangtuanya menyanggupi tawaran itu.

Rencana KS itu juga didukung oleh ayahnya, MR (50) seorang buruh tani yang juga sudah mengenal PM.

Sebelum berangkat, MR berpesan kepada PM agar menjaga dengan baik anak bungsunya itu.

KS lalu diajak berangkat oleh PM meninggalkan rumahnya menggunakan sepeda motor.

Namun rupanya KS tidak diajak ke rumah makan tetapi diajak ke rumah PM yang berada di satu desa kawasan Lovina.

Sesampainya di rumah PM, KS yang saat berangkat dari rumahnya mengenakan celana panjang diminta oleh PM untuk mengganti dengan rok pendek yang sudah disediakan untuknya.

Sementara di rumah itu juga sudah ada seorang lelaki yang sudah menunggu KS.

Oleh PM, KS yang sempat menolak diminta menurut saja ketika diperintahkan untuk menemani lelaki itu di hotel kawasan Lovina.

KS sebelum berangkat bersama lelaki itu sempat melihat kalau lelaki itu memberikan uang sebesar Rp 500 ribu kepada PM.

“Saya datang ke rumahnya pakai celana panjang, sampai di sana saya suruh ganti pakai rok pendek, saya sempat menolak," ujarnya.

"Di sana juga ada om-om saya ditarik lalu mbok itu bilang nurut saja biar dapat duit dari om itu, lalu saya diajak ke hotel diminta melayani dia, saya gak sanggup menolaknya,” katanya, Minggu (29/1/2017).

Sumber: Tribun Bali
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved