Ini Kronologi Made Juliani Tewas Terseret Arus di Buleleng, Sang Suami Gendong Jasad Istri!
Tubuhnya baru bisa ditemukan sekitar 15 meter dari depan rumahnya di dalam got selebar 40 centimeter
Penulis: Lugas Wicaksono | Editor: Aloisius H Manggol
TRIBUN-BALI.COM, SINGARAJA - Gusti Made Juliani (31), warga Dusun Bhuana Kerti, Desa Ularan, Kecamatan Seririt, Buleleng tewas terseret arus got saat hujan deras mengguyur desanya, Sabtu (11/3/2017) sekitar pukul 17.00 Wita.
Nyawanya tidak dapat terselamatkan ketika ditemukan warga sekitar.
Kapolsek Seririt, Kompol AA Wiranata Kusuma mengatakan, sore itu hujan mengguyur Desa Ularan hingga menyebabkan banjir.
Juliani sore itu nekat membersihkan got di depan rumahnya yang tersumbat sampah agar air tidak meluap ke rumahnya.
Namun tiba-tiba air mendadak besar dari hulu karena derasnya hujan.
Ketika itu pula dirinya terpeleset dan jatuh masuk ke dalam got yang mengalir ke tukad Saba itu.
Tubuhnya terseret derasnya arus yang mengalir hingga ke got-got yang di atasnya tertutup beton.
Warga setempat kesulitan menolongnya karena tubuh Juliani terperangkap di dalam got.
Tubuhnya baru bisa ditemukan sekitar 15 meter dari depan rumahnya di dalam got selebar 40 centimeter dengan kedalaman 60 sentimeter.
"30 menit kemudian kemudian tubuhnya baru bisa diangkat suaminya bersama warga lain dan kepolisian. Saat ditemukan korban sudah dalam kondisi meninggal dunia," ujar Wiranata, Minggu (12/2/2017).
Polisi bersama warga setempat membawa tubuh Juliani ke Puskesmas Busungbiu.
Di puskesmas dokter memastikan bahwa wanita itu telah tewas.
Jasadnya lalu disemayamkan di rumah duka.
"Tubuh korban terdapat luka-luka lecet di bagian kaki, kemungkinan kena benturan kayu dna batu yang ada dalam gorong-gorong," pungkasnya.
Bayi Laki-laki yang Selamat di Pelukan Kakeknya yang Meninggal Tertimpa Longsor Kintamani
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/banjir_20170212_194459.jpg)