Desainer 'White Gold Jewelry' Bali yang Sederhana dan Rendah Hati Tapi Karyanya Glamour & Memukau
Ada pun semua kisah berangkat dari sebuah perjuangan panjang, bermula dari dia bekerja menjadi seorang sales perusahaan jewelry Jepang pada tahun 2008
TRIBUN-BALI.COM - Apa yang anda pikirkan apabila mendengar sebuah kata “Designer”???
Tentunya akan terlintas dipikiran anda sebuah cerita indah tentang kehidupan seorang Designer, anda akan membayangkan sebuah kehidupan strata sosial tinggi yang dekat dengan gaya hidup glamour, kemewahan bahkan popularitas.
Tetapi anda akan menepis semua bayangan itu apabila anda telah membaca kisah yang satu ini, yaitu kisah tentang seorang wanita sederhana, tetapi memiliki modal sebuah semangat dan tanggung jawab atas apa yang dikerjakannya.
Ada pun semua kisah berangkat dari sebuah perjuangan panjang, bermula dari dia bekerja menjadi seorang sales perusahaan jewelry Jepang pada tahun 2008 .
Alkisah pada tahun 2010, seorang desainer wanita pemilik nama Tutic ini mememutuskan untuk berani menekuni sebuah usaha dengan memulai dari sebuah langkah mendesain, memproduksi dan memasarkan sendiri.
Di sini system penjualan yang dipakai pada awalnya dengan mengandalkan pendekatan secara personal.
Dan seiring waktu berlalu usaha yang dijalankan bisa survive dan berkembang dalam waktu yang relative cepat.
Pada tahun 2012, Tutic ini memulai mendirikan rumah produksi dan kemudian menekuni usahanya itu dengan serius dan penuh tanggung jawab.
Pada tahun 2013, seiring waktu berjalan, karya-karya dari Tutic seperti cincin, gelang, kalung, liontin dan anting sudah mulai dilirik orang-orang kalangan tertentu.
Angie seorang ahli kecantikan lulusan U.S.A ini sedang memperagakan karya-karya dari Tutic. Lokasi : The Radiant Hotel Bali (Photo Concept by Casko Wibowo)
Pada tahun 2014, perkembangan usahanya pun mulai menampakkan hasil, seiring karya-karya dia sudah mulai diapresiasi kalangan pengusaha, professional dan para expatriat.
Menginjak tahun 2015, hasil produksinya mulai pada taraf pengembangan hasil-hasil karya yang menonjolkan hasil kombinasi antara batu mulia (precious stone dengan berlian (diamond).
Nova seorang model produk-produk internasional sedang memperagakan perhiasan perpaduan batu-batu permata dengan berlian karya-karya Tutic. Lokasi : Le Grande Hotel Bali (Photo Concept by Casko Wibowo )
Perpaduan perhiasan dengan menggunakan perpaduan batu mulia berlian hitam dengan berlian-berlian eropah. Lokasi : Le Grande Hotel Bali ( Photo Concept by Casko Wibowo )
Sebuah perjuangan seorang wanita karier dalam mencari jati diri ini tentunya melalui proses lika-liku yang panjang, kisahnya akan diulas dari awal kariernya hingga usahanya bisa maju seperti sekarang, dia juga akan berikan tips-tips untuk menjadi seorang pengusaha Jewelry sukses.
Dan dua orang Selebritis Indonesia juga memberikan apresiasi dan penghargaan buat Desainer ini.
Penasaran ??? ikuti rangkaian cerita mendatang. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/tutic1_20170216_130141.jpg)