Breaking News
Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Kasihan, Bagus Ugrasena Menangis di Sudut Ruang Angsoka, Kondisi Putrinya Mengkhawatirkan

Penyebabnya adalah saat masih dalam kandungan ari-arinya lepas dari dinding rahim.

Istimewa
Anak ketiga Ngurah Bagus yang diberi nama Sayu Tri Panca Angela Putri Sari dirawat di RSUP Sanglah. 

Laporan Wartawan Tribun Bali, Imam Rosidin

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Ngurah Bagus Ugrasena (38) menangis di satu sudut ruangan Angsoka, RSUP Sanglah Kamis (16/2/2017) siang.

Ia meratapi nasib anaknya yang lahir prematur dengan kondisi kesehatannya yang mengkhawatirkan.

Soal biaya perawatan juga membuatnya makin bingung.

Bagus Ugrasena sedih karena buah hatinya yang diberi nama Sayu Tri Panca Angela Putri Sari (10 hari) tergolek lemah di dalam inkubator ruang NICU RSUP Sanglah.

Bagus yang beralamat di Banjar Jagapura, Padangsambian, Denpasar ini menuturkan, buah hatinya lahir secara sesar dengan kondisi prematur.

Penyebabnya adalah saat masih dalam kandungan ari-arinya lepas dari dinding rahim.

Hal tersebut membuat sang bayi kekurangan oksigen dan mengalami pendarahan di dalam kandungan.

"Bahkan saat lahir anak saya tak menangis, juga kesulitan bernafas. Bahkan kami tak yakin bayinya akan selamat," ungkapnya, Kamis (16/2/2017) siang.

Bagus yang saat itu mengenakan jaket biru melanjutkan, setelah dilahirkan ternyata Putri mengalami kekurangan oksigen di otaknya.

Selain itu diduga ada kebocoran di dalam paru-parunya sehingga membutuhkan perawatan intensif.

Kesedihan Bagus semakin bertambah karena biaya kesehatan buah hatinya cukup besar.

Sehari di ruang NICU biayanya Rp 3 juta.

Hingga kemarin, bayinya sudah menjalani perawatan selama 10 hari.

Bagus yang hanya bekerja sebagai tenaga honorer di Dinas Pekerjaan Umum (PU) Denpasar, mengaku tak sanggup membiayai pengobatan anaknya.

Sumber: Tribun Bali
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved