Keluarga Pelaku Pelempar Batu Hingga Hidung Bocah TK di Klungkung Retak Minta Maaf
Berdasarkan hasil pemeriksaan, tulang hidungnya mengalami retak sehingga harus menjalani operasi.
Penulis: Eka Mita Suputra | Editor: Ida Ayu Made Sadnyari
TRIBUN-BALI.COM, SEMARAPURA - Ni Kadek Anggia Pranitasari, terbaring lemah di IRD RSUD Klungkung, Bali, Kamis (15/2/2017).
Bocah lima tahun itu menangis sembari memejamkan mata saat petugas medis memeriksa hidungnya terkena lemparan batu.
Baca: Astaga, Darah Bercucuran dari Hidung Kadek Anggia, Dilempar Batu saat Menuju Sekolah
Noda darah mengering melekat pada seragam TK yang dikenakan bocah asal Banjar Losan, Desa Takmung, Banjarangkan, Klungkung itu.
Ia harus mendapat perawatan setelah hidungnya retak terkena lemparan batu oleh warga yang mengalami gangguan jiwa.
Sang ibu, Ni Komang Murtini setia menemani buah hatinya itu. Ia tampak sangat shock, dengan kejadian yang menimpa putrinya.
Muritini menceritakan, peristiwa itu terjadi sekitar pukul 08.00 Wita saat ia hendak mengantarkan putrinya ke sekolahnya di TK TK Hindu Widya yang terletak di Desa Tojan, Klungkung.
Saat melintas di depan Jalan Kenyeri, Semarapura, tiba-tiba seseorang melempar batu ke arah Anggia yang duduk di jok depan sepeda motor.
Batu sebesar kepalan tangan orang dewasa tersebut tepat mengenai hidung bocah cantik ini.
Sang ibu pun langsung menghentikan laju kendaraan, dan mendapati anaknya sudah bersimbah darah.
Darah terus mengucur dari hidung Anggia hingga menodai seragam sekolahnya. Bahkan, gadis tersebut tiba-tiba lemas dan pinsan.
Saat itu juga Murtini berteriak minta tolong, karena khawatir dengan apa yang dialami buah hatinya.
"Saya hentikan sepeda motor, dan melihat darah terus keluar dari hidung anak saya. Dia langsung lemas dan pinsan. Saya panik sekali dan teriak minta tolong, ada bapak-bapak langsung membawa anak saya ke Puskesmas,” tutur Murtini sembari mengelus rambut putrinya yang terbaring di IRD RSUD Klungkung.
Sesampainya di IRD RSUD Klungkung, Anggia langsung ditangani oleh petugas medis.
Berdasarkan hasil pemeriksaan, tulang hidungnya mengalami retak sehingga harus menjalani operasi.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/klungkung_20170216_190351.jpg)