Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Nyoman Adnyana Kena Serangan Jantung di Menit 20 Rapat Kerja Bersama Gubernur Bali

Peserta rapat kerja antara Gubernur Bali, Made Mangku Pastika dan DPRD Bali dikejutkan dengan peristiwa yang dialami Ketua Pansus RPJMD DPRD Bali

Tayang:
Penulis: A.A. Gde Putu Wahyura | Editor: Ida Ayu Made Sadnyari
Tribun Bali/AA Gde Putu Wahyura
Suasana dalam rapat yang membahas mengenai RPJMD di gedung DPRD Bali, Selasa (28/2/2017). 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR – Peserta rapat kerja antara Gubernur Bali, Made Mangku Pastika dan DPRD Bali dikejutkan dengan peristiwa yang dialami Ketua Pansus RPJMD DPRD Bali, Nyoman Adnyana.

Saat rapat baru berjalan 20 menit atau tepat pada pukul 10.32 Wita, dia kena serangan jantung.

Pantauan Tribun Bali, awalnya Adnyana membacakan hasil dari Pansus RPJMD.

Saat pertemuan baru berjalan 20 menit, ia kemudian batuk-batuk.

Karena batuknya semakin parah, ia meminta anggota pansus yang lain membacakan.

“Maaf ya saya batuk-batuk,” ujar Adnyana saat rapat kerja dengan Gubernur Bali di kantor DPRD Bali, Denpasar, Selasa (28/2/2017).

Adnyana langsung berdiri dan mencari jendela terdekat karena batuknya semakin keras.

Ia terlihat begitu berkeringat.

Langsung setelah ia tidak tahan lagi, ia keluar dari ruangan rapat dan batuk-batuk di lobi lantai III DPRD Bali.

Terlihat beberapa sekretariat dewan bingung atas kondisi tersebut bahkan Kepala Bagian Umum dan Humas DPRD Bali, Made Rentin mengelus-ngeluskan punggung Adnyana yang batuk-batuk keras.

“Tolong ajak bapaknya ke bawah dahulu, bantuin bapaknya dahulu,” jelas Rentin saat meminta seorang PNS untuk mengajak Adnyana ke ruang kerjanya.

Rapat digelar seperti biasa tanpa kehadiran Adnyana, tetapi keberadaan Adnyana masuk RS dan terkena serangan jantung baru diketahui ketika Ketua Komisi I DPRD Bali, Ketut Tama Tanaya menyampaikan usulan mengenari pajak retribusi jasa umum.

“Sebelum saya memberikan usulan, saya mau memberikan informasi bahwa Ketua Pansus kita pak Adnyana setelah batuk dan keluar ternyata pingsan. Sekarang sedang diajak ke RS Bros karen terkena serangan jantung,” jelas Tama.

Hal ini membuat beberapa anggota DPRD Bali dan Pemprov Bali kaget.

Wakil Ketua DPRD Bali, Nyoman Sugawa Korry yang memimpin rapat mengatakan bahwa pihaknya sudah mendengarkan kabar tersebut tetapi sengaja didiamkan agar semua fokus dalam rapat.

Sumber: Tribun Bali
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved