Pengakuan Mengejutkan Evelyn Soal Perceraiannya Dengan Aming, Ternyata Karena Ini
Awalnya, Evelyn mengaku sempat bingung mencari jati dirinya. Itu sebabnya dia mencoba banyak hal untuk menemukan dirinya tersebut.
“Tapi kemudian saya nyaman begini. Saya tahu saya beda dengan orang lain dan yang saya lakukan agak ekstrem," akunya.
Dengan terus terang Evelyn melanjutkan, "Saya ingin bergaya seperti laki-laki, karena saya nyaman seperti itu. Ini masalah kenyamanan saja. Saya nyaman bergaya maskulin. Orientasi tidak terganggu. Saya suka laki-laki dan saya bisa melahirkan,” katanya menegaskan.
Evelyn mengakui, dua kali dalam sebulan melakukan suntik hormon.
“Saya perfeksionis, mau gaya A, ya benar-benar harus seperti itu. Kalau saya nanti mau bergaya seperti Barbie atau Pokemon sekalipun, ya harus total, sedetail-detailnya. Maka saya suntik hormon untuk mengubah fisik saya,” kata Evelyn.
Namun, sejak pernikahan dengan Aming, dia mulai berubah. Evelyn ingin benar-benar tampil feminim karena sebenarnya orientasi seksnya memang feminim.
Karena itu, dia menghentikan suntik hormon dan dan sempat hamil.
Namun, rupanya berhenti suntik hormon itu membuat emosi Evelyn sering meledak-ledak.
Bahkan, menurut rekannya, Nikita Mirzani, Evelyn sering marah-marah dan itu yang dilaporkan Aming sebagai kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) dalam gugatan cerainya. (*)
Info ter-UPDATE tentang BALI, dapat Anda pantau melalui:
Like fanpage >>> https://www.facebook.com/tribunbali
Follow >>> https://twitter.com/Tribun_Bali
Follow >>> https://www.instagram.com/tribunbali
Subscribe >>> https://www.youtube.com/Tribun Bali
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/evelyn-nada-anjani-dan-aming-priatna-sugandhi_20160610_140631.jpg)