Krama Bali Terkena Meningitis Babi
Warga Tabanan Tetap Ramai Beli Babi Guling
Ia meminta pedagang menjaga kebersihan dan babi gulingnya dibuat benar-benar matang.
Penulis: I Made Argawa | Editor: Ida Ayu Made Sadnyari
TRIBUN-BALI.COM, TABANAN - Hasil pantauan Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Diperindag) Tabanan, harga daging babi di Bumi Lumbung Padi ini tak terlalu terpengaruh kasus meningitis.
Untuk harga daging babi kualitas terbaik hanya isi masih bertahan di harga Rp 60 ribu per kilogram.
Baca: Pastika Heran Hasil Lab Bisa Beda, Minta Gelar Ulang Uji Lab Kasus Meningitis Babi
Baca: Harga Daging Babi di Mengwi Justru Naik di Tengah Mencuatnya Kasus Meningitis Babi
Kulit babi Rp 50 ribu dan campuran Rp 55 ribu.
“Belum ada perubahan harga, masih stabil seperti sebelumnya,” kata Kadisperindag Tabanan, Ida Bagus Made Wiryawan, kemarin.
Selain itu, pihaknya juga melakukan pembinaan pada pedagang babi guling di wilayah Tabanan.
Ia meminta pedagang menjaga kebersihan dan babi gulingnya dibuat benar-benar matang.
Untuk lawar, sementara disarankan tidak membuat lawar merah dengan darah mentah dan juga membuat kuah komoh.
Meski ada kasus, disebutkannya, warga tetap banyak membeli babi guling.
“Kami melakukan pembinaan pada pedagang babi guling. Belum terlalu berpengaruh di Tabanan,” jelasnya.
Ketua Gupbi Tabanan, Nyoman Ariadi, berharap kasus meningitis ini tak mempengaruhi bisnis dan harga babi di Bali.
Sehingga baik peternak, maupun penjual pakan babi bisa tetap hidup dan tidak sampai gulung tikar. (*)
Info ter-UPDATE tentang BALI, dapat Anda pantau melalui:
Like fanpage >>> https://www.facebook.com/tribunbali
Follow >>> https://twitter.com/Tribun_Bali
Follow >>> https://www.instagram.com/tribunbali
Subscribe >>> https://www.youtube.com/Tribun Bali
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/babi-ilustrasi_20170315_100832.jpg)