TOPIK
Krama Bali Terkena Meningitis Babi
-
Masyarakat menganggap KLB adalah wabah penyakit, padahal KLB dengan wabah tidak sama.
-
Dalam kegiatan ini, petugas melangsungkan penyemprotan di sejumlah kandang babi di rumah korban suspect MSS dengan radius sekitar 1 Km.
-
Disebutkan, beberapa bumbu seperti garam dan limao yang ada dalam bumbu genep bisa mematikan sebagian bakteri.
-
Sebaliknya, Dinas Kesehatan Tabanan memastikan seorang pasien asal Pengayehan positif terkena meningitis babi.
-
Yang menarik, Pemkab Tabanan berencana membuat acara makan daging babi bersama, khususnya babi guling.
-
Ia meminta pedagang menjaga kebersihan dan babi gulingnya dibuat benar-benar matang.
-
Malah, menurut hasil pantauan di lapangan, pihaknya mencatat di Kecamatan Mengwi mengalami kenaikan, selain itu masih rata-rata sama.
-
Mereka diduga terkena meningitis setelah menkonsumsi olahan masakan daging babi yang tidak matang.
-
Untuk membedakan mana daging babi yang sehat dan tidak, Suratmika mengatakan hal itu tidak bisa dilakukan dengan mata telanjang.
-
Meningitis babi merupakan meningitis bakteri akut zoonosis, yang penularannya dari babi ke manusia.
-
Tubuh Sujana diketahui mengalami panas setelah menyantap olahan makanan dari daging babi berupa lawar mentah dan kuah komoh pada 24 Februari lalu di
-
Krama Bali diimbau untuk lebih hati-hati konsumsi makanan olahan dari daging babi yang masih mentah.
-
Meningitis streptococcus suis ini merupakan bakteri yang bisa diobati dengan antibiotik yang disuntikkan ke badan babi.
-
Warga asal Banjar Bantas Kaja, Sibang Gede, ini menuturkan bahwa awal mulanya memang ikut mengolah daging babi menjadi masakan pada sebuah acara
-
Daging yang belum dimasak dengan matang apabila terkandung bakteri, kemudian dikonsumsi oleh manusia, secara otomatis bakteri akan masuk dan
-
Ternyata warga tersebut positif terkontaminasi bakteri Meningitis Streptococcus Suis (MSS) atau meningitis babi.