Ogoh-ogoh Naga Basuki Menarik Perhatian Pengunjung di Lapangan Puputan Badung
Ogoh-ogoh yang dibuat pemuda dari Banjar Titih, Desa Dauh Puri Kangin, Denpasar, Bali tersebut berbentuk Naga Basuki lengkap dengan kedua sayapnya.
Laporan Wartawan Tribun Bali, Imam Rosidin
TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Pawai ogoh-ogoh di Lapangan Puputan Badung, Denpasar, Bali, dimulai,
Senin (27/3/2017) petang.
Baca: Jelang Pengerupukan, Yadi Kecelakaan, Patah Tangan dan Mulut Berdarah-darah
Sekitar pukul 18.48 Wita, datang ogoh-ogoh pertama yang menarik perhatian pengunjung karena
bentuknya yang unik dan ukurannya yang sangat besar.
Baca: Lomba Ogoh-ogoh di Desa Adat Kuta Dinilai Oleh Wisatawan Mancanegara, Begini Penilaiannya
Ogoh-ogoh yang dibuat pemuda dari Banjar Titih, Desa Dauh Puri Kangin, Denpasar, Bali tersebut
berbentuk Naga Basuki lengkap dengan kedua sayapnya.
Baca: BREAKING NEWS: Jalan Legian Kuta Ditutup!
"Kami sengaja datang pertama karena kami tak ikut lomba ogoh-ogoh," ungkap Wirya Kusuma, seorang
pemuda yang terlibat dalam pembuatan ogoh-ogoh tersebut.
Karena ukurannya yang besar dan sangat tinggi membuat ogoh-ogoh ini harus berhenti beberapa kali
untuk menghindari kabel listrik yang bergelayutan.
Baca: Flight Terakhir Bandara Ngurah Rai Pada Dini Hari Pukul 01.50 Wita
Terpantau sejumlah penonton mengabadikan momen tersebut dengan kamera dan gawainya masing-masing. (*)