Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Hari Raya Nyepi

Hal-hal Unik Ini Terjadi di Bali Saat Nyepi Berlangsung

“World Silent Day” yang dibentuk oleh PBB ini ternyata terinspirasi dari Hari Raya Nyepi umat Hindu.

Editor: I Gusti Agung Bagus Angga Putra
Tribun Bali/Rizal Fanany
Suasana langit Denpasar saat Nyepi malam hari, Rabu (9/3/2016). 

TRIBUN-BALI.COM - Perayaan biasanya dilakukan dalam bentuk pesta atau sorak sorai dengan beragam atribut yang mendukung sebuah perayaan itu. Namun berbeda dengan perayaan umat Hindu, Nyepi hari besar umat Hindu yang jatuh setiap tahun sekali ini dirayakan berbeda, jauh dari kata meriah atau sorak-sorai.

Perayaan Nyepi ini berbeda dan unik dari yang lainnya, dikarenakan umat Hindu harus mematuhi 4 (catur) brata penyepian yaitu Amati Geni (tidak ada api-api atau menghidupkan api), amati karya (tidak berkerja), amati lelungan (tidak berpergian), dan amati lelanguan (tidak mendengarkan hiburan). Maka bisa disimpulkan bahwa hari raya Nyepi benar-benar harus sepi tanpa ada perayaan yang meriah.

Hari raya Nyepi dipercayai sebagai hari penyucian dewa-dewa yang berada di pusat samudera yang membawa intisari amerta air hidup. Namun dua atau tiga hari sebelum Nyepi, umat Hindu melakukan penuyucian dengan melakukan upacara Melasti. Selain itu, dibalik hikmahnya perayaan Nyepi ada banyak hal unik juga yang dilakukan umat Hindu dalam hari raya Nyepi, diantaranya :

1. Pada hari raya Nyepi atau “Silent Day” membuat Kota Bali mereduksi emisi dari Gas Karbon Dioksida (H2O) sebanyak 20.000 ton dalam sehari.

2. “World Silent Day” yang dibentuk oleh PBB ini ternyata terinspirasi dari Hari Raya Nyepi umat Hindu.

3. Akibat perayaan Nyepi di Bali berhasil menghemat listrik sebanyak 60%, yang dirupiahkan menjadi 4 miliar dan sekitar 290 megawatt.

4. Tak hanya menghemat listrik, ternyata Bali dapat menghemat bahan bakar solar sebanyak 500.000 liter atau sebesar 3 miliar.

5. Pada hari Nyepi pun banyak orang yang merasa tenang akibat penatnya dalam berkerja, sehingga banyak orang yang merasakan ketenangan yang luar biasa.

Selain hal ini, ternyata Nyepi dapat menyatukan seluruh umat Hindu di Bali untuk bersama-sama melakukan upacara yang dimulai beberapa hari sebelum perayaan Nyepi dan saat Nyepi itu berlangsung. Tingkat toleransi seluruh umat di Bali pun sangat luar biasa, karena banyak pendatang atau turis yang ikut menghargai apa yang diperintahkan oleh aturan Balik dalam perayaan Nyepi ini.

Selamat Hari Raya Nyepi, bagi kita yang merayakan! (intisari-online.com)

Info ter-UPDATE tentang BALI, dapat Anda pantau melalui:
Like fanpage >>> https://www.facebook.com/tribunbali
Follow >>> https://twitter.com/Tribun_Bali
Follow >>> https://www.instagram.com/tribunbali
Subscribe >>> https://www.youtube.com/Tribun Bali

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved