Tribun Bali Award
Inovasi Digital Diskominfo Dorong Reformasi Birokrasi dan Pelayanan Publik Modern
Diskominfo terus menghadirkan berbagai inovasi digital sebagai langkah nyata mendukung reformasi birokrasi dan peningkatan kualitas pelayanan publik.
Penulis: I Komang Agus Aryanta | Editor: Ngurah Adi Kusuma
TRIBUN-BALI.COM, MANGUPURA - Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) terus menghadirkan berbagai inovasi digital sebagai langkah nyata mendukung reformasi birokrasi dan peningkatan kualitas pelayanan publik.
Transformasi berbasis teknologi tersebut dilakukan untuk menciptakan pelayanan yang lebih cepat, transparan, efektif, dan mudah diakses masyarakat.
Berbagai inovasi yang dikembangkan meliputi layanan pengaduan masyarakat berbasis digital, pengembangan command center, penerapan CCTV analitik, penguatan jaringan internet pemerintahan, hingga sistem pelayanan administrasi terintegrasi antar organisasi perangkat daerah (OPD).
Kehadiran inovasi digital tersebut dinilai mampu meningkatkan efisiensi kerja birokrasi sekaligus mempercepat respons pemerintah terhadap kebutuhan dan keluhan masyarakat.
Baca juga: Lawan Bali United, Dewa United Pasrahkan Nasib 4 Besar ke Persebaya, Jan Olde Akui Ada Kesalahan
Selain itu, digitalisasi pelayanan juga menjadi langkah strategis dalam menciptakan tata kelola pemerintahan yang akuntabel dan minim praktik penyimpangan.
Seperti halnya Program Smart City yang diinisiasi Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Badung kini dinilai telah mencapai level impact melalui berbagai inovasi pelayanan publik yang langsung menyentuh kebutuhan masyarakat sehari-hari.
Kepala Dinas Komunikasi dan Informasi (Kominfo) Badung Dr. I Ketut Gede Arta, AP., S.H., M.Si mengatakan mengakui jika sejumlah program unggulan pun menjadi tulang punggung transformasi digital di Kabupaten Badung. Menurutnya yang sudah berjalan yakni Internet Gratis Menjangkau Hingga Banjar
"Salah satu program yang paling dirasakan masyarakat adalah penyediaan akses internet gratis melalui jaringan Wi-Fi massal yang dipasang di desa, sekolah, puskesmas hingga balai banjar," ujarnya
Baca juga: Pencurian Sapi di Karangasem Kian Meresahkan, Pemilik Temukan Kalung Sudah Terpotong
Menurutnya program ini membantu pelajar dalam proses belajar daring, apalagi saat ini siswa mendapat kursus bahasa inggris di Banjar secara gratis.
Selain itu mendukung aktivitas UMKM berbasis digital, sekaligus mempermudah kegiatan adat, kepemudaan dan pelayanan masyarakat tanpa terbebani biaya kuota internet.
"Kami di Pemerintah Kabupaten Badung juga menghadirkan aplikasi Badung Smart City (BSC) sebagai portal layanan publik terintegrasi dalam satu genggaman,”
“Bahkan saat ini juga ada Kontak Bupati yang langsung bisa merespon keluhan masyarakat di Badung," bebernya.
Untuk diketahui saat ini terdapat kurang lebih 987 titik di enam kecamatan sudah terpasang jaringan WiFi.
Semua itu meliputi Kecamatan Petang 103 titik, Kecamatan Abiansemal 230 titik, Kecamatan Mengwi 325 titik, Kecamatan Kuta Utara 128 titik, Kecamatan Kuta 66 titik, dan Kecamatan Kuta Selatan sebanyak 135 titik WiFi.
Baca juga: Target PAD Lampaui 104 Persen, BKPSDM Bali Percepat Layanan Kepegawaian dan Perluas Kemitraan
Tidak hanya Wifi, saat ini Diskominfo juga telah memasang CCTV analitik yang terintegrasi untuk memperkuat keamanan lingkungan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/Diskominfo-menghadirkan-inovasi-digital.jpg)