Pencurian di Karangasem
Pencurian Sapi di Karangasem Kian Meresahkan, Pemilik Temukan Kalung Sudah Terpotong
Kasus dugaan pencurian ternak kembali terjadi di wilayah Kecamatan Abang, Karangasem.
Penulis: Eka Mita Suputra | Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
TRIBUN-BALI.COM, KARANGASEM - Kasus dugaan pencurian ternak kembali terjadi di wilayah Kecamatan Abang, Karangasem.
Dua ekor sapi milik warga bernama I Nengah Pegeg asal Desa Datah raib dari kandangnya dan menyebabkan korban mengalami kerugian puluhan juta rupiah.
Kapolsek Abang, I Komang Susiawan, membenarkan adanya laporan kehilangan tersebut.
Peristiwa itu diketahui korban pada Kamis (21/5/2026) pagi sekitar pukul 06.00 WITA saat korban mendatangi kandang sapinya.
Baca juga: Aksi Penggagalan Pencurian di Denpasar Viral, Desak Sri Tarik Motor Pelaku hingga Terjungkal
“Saat korban datang ke kandang, dua ekor sapi sudah hilang. Di lokasi ditemukan kalung sapi dalam kondisi terpotong,” ujar Sosiawan.
Sebelumnya, pada Rabu (20/5/2026) sekitar pukul 16.00 WITA, korban masih sempat memberi pakan terhadap empat ekor sapi miliknya sebelum pulang ke rumah yang berjarak sekitar 500 meter dari kandang.
Namun keesokan paginya, korban mendapati hanya tersisa dua ekor sapi di kandang.
Satu ekor sapi yang masih berada di lokasi juga ditemukan dengan kondisi tali kalung sudah terlepas atau terpotong.
Korban kemudian mencari informasi di sekitar lokasi dan menanyakan kepada pihak keluarga, namun tidak ada yang mengetahui keberadaan kedua sapi tersebut.
Baca juga: 4 Pelaku Dengan 4 Kasus Pencurian Diamankan Polisi Di Jembrana Bali, Curi Alpukat Hingga Perhiasan
Atas kejadian itu, korban akhirnya melapor ke Polsek Abang untuk penanganan lebih lanjut. Kerugian akibat hilangnya dua ekor sapi tersebut diperkirakan mencapai Rp23 juta.
Kapolsek Abang menyebut lokasi kandang yang berada di area terbuka dan jauh dari permukiman diduga menjadi salah satu faktor yang dimanfaatkan pelaku.
Selain itu, kondisi kandang dinilai minim pengamanan karena hanya menggunakan tiang bambu dan atap daun kelapa kering tanpa pembatas yang memadai.
Baca juga: 3 WNA Tiongkok Diamankan Imigrasi Ngurah Rai Bali, Terlibat Pencurian di Bogor
“Diduga pelaku dengan mudah masuk ke area kandang, memotong ikatan sapi, lalu membawa ternak milik korban,” katanya.
Saat ini pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap pelaku pencurian ternak tersebut.
Kejadian pencurian sapi ini, merupakan kali kedua di Kecamatan Abang. Beberapa hari sebelumnya, pencurian sapi juga dilaporkan terjadi di Desa Ababi.
Kapolres Karangasem, AKBP I Made Santika telah bahkan telah menugaskan setiap jajarannya untuk ke desa-desa meminta petani untuk mewaspadai aksi pencurian sapi.
Terlebih saat ini permintaan sapi sedang tinggi di pasaran, karen menjelanh Idul Adha. (*)
Berita lainnya di Pencurian Sapi
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/Kondisi-kandang-yang-menjadi-lokasi-pencurian-sapi-di-Desa-Datah.jpg)