Jumlah Hotel di Bali Naik Jadi 2.079, Disparda dan PHRI Usulkan Moratorium

Bali yang dulu terpapar sebagai daerah agraris dengan bentangan sawah hijau, kini sebagian telah menjadi deretan hotel dan sarana penunjang pariwisata

Jumlah Hotel di Bali Naik Jadi 2.079, Disparda dan PHRI Usulkan Moratorium
kompas.com
Ilustrasi 

Kemudian hotel dan jenis akomodasi lainnya, yang merupakan salah satu komponen vital industri pariwisata, merupakan sesuatu yang mesti dipelihara dan dikembangkan.

Hanya saja, konsekuensinya pertumbuhan jumlah akomodasi secara global tidak dapat dibendung lagi.

“Tidak cukup hanya kuantitas akomodasi yang ditingkatkan, fasilitas-fasilitas akomodasi yang dapat menambah kenyamanan juga merupakan hal yang harus diperhatikan dalam mengembangkan sarana akomodasi,” imbuhnya.

Selain itu, jelas Adi, untuk beberapa kasus perkembangan pariwisata juga cenderung terkesan kebablasan.

Pertanian yang menjadi sendi kehidupan masyarakat Bali harus susah payah menjaga eksistensinya di tengah serbuan pariwisata.

Banyak lahan sawah, kebun ataupun lahan hijau lainnya yang tergerus dan digantikan oleh hotel, vila dan sejenisnya.

Belum lagi pengaruh eksternal yang begitu dominan.

Terlihat pada 2015 ini, jumlah hotel di Bali bertambah sebanyak 29 unit atau naik 1,14 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Hotel berbintang bertambah sebanyak 32 unit atau lebih dari 12 persen.

Jika disimak berdasarkan kabupaten/kota, jumlah hotel bintang di Kabupaten Badung masih mendominasi dengan persentase hingga 65,12 persen.

Halaman
1234
Penulis: AA Seri Kusniarti
Editor: Ida Ayu Made Sadnyari
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved