Sirine Berbunyi, Para Pegawai di Bangli Berhamburan, Situasi Ini Mengingatkan Bencana Gempa
Beberapa dari mereka terlihat bersembunyi dibawah meja, hingga salah seorang dari mereka memberi komando untuk keluar gedung.
Laporan Wartawan Tribun Bali, Muhammad Fredey Mercury
TRIBUN-BALI.COM, BANGLI - Puluhan pegawai di lingkungan sekretariat daerah Kabupaten Bangli pukul 08.15 Wita mendadak panik setelah terdengar bunyi sirine hari Rabu (26/4/2017).
Beberapa dari mereka terlihat bersembunyi dibawah meja, hingga salah seorang dari mereka memberi komando untuk keluar gedung.
Seperti inilah situasi dalam simulasi gempa bumi dan kebakaran dalam peringatan Hari Kesiapsiagaan Bencana Nasional (HKBN).
Dalam simulasi tersebut, diceritakan para pegawai sekretariat daerah Kabupaten Bangli mulanya bekerja seperti biasa.
Hingga tiba-tiba gempa berkekuatan 6,9 skala richter mengguncang wilayah Bangli.
Gempa tersebut sontak membuat pegawai panik dan bersembunyi di bawah meja. Hingga akhirnya dengan dikomando oleh pihak BPBD Kabupaten Bangli serta PMI, para pegawai digiring menuju titik aman gempa.
Sambil mengomando para pegawai, pihak PMI mengecek setiap ruangan apakah terdapat korban.
Setelah mengevakuasi semua korban selamat, PMI dan anggota BPBD kembali lagi untuk mengevakuasi korban yang terluka.
Terlihat dua orang korban akibat tertimpa reruntuhan serta meja ketika gempa bumi.
Mereka dibawa menggunakan tandu oleh anggota PMI menuju tempat aman.
Selanjutnya 2 orang yang mengalami patah kaki dan patah tangan mendapat pertolongan pertama sebelum akhirnya dilarikan menggunakan ambulan.
Dijelaskan oleh Ketua BPBD Kabupaten Bangli, I Wayan Karmawan, tujuan diadakan simulasi ini adalah untuk membangun kesadaran dan kesiapsiagaan dalam menghadapi berbagai bencana.
Lebih lanjut Karmawan mengatakan bahwa simulasi ini juga pernah digelar disekolah-sekolah di Bangli untuk mengajarkan, serta membiasakan masyarakat untuk siap sejak dini dalam upaya menyelamatkan diri dari berbagai bencana alam, untuk meminimalkan jatuhnya korban jiwa.
"Simulasi seperti ini sudah dilakukan dari 5 hari yang lalu. Salah satunya di SMPN 3 Bangli, semoga dengan adanya simulasi ini, masyarakat bisa lebih tau, serta bisa lebih bijak dalam mengambil langkah ketika menghadapi bencana," pungkasnya. (*)
Info ter-UPDATE tentang BALI, dapat Anda pantau melalui:
Like fanpage >>> https://www.facebook.com/tribunbali
Follow >>> https://twitter.com/Tribun_Bali
Follow >>> https://www.instagram.com/tribunbali
Subscribe >>> https://www.youtube.com/Tribun Bali
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/simulasi_20170426_132429.jpg)