TRAGIS, Usai Rayakan Ulang Tahun Bersama Pacar, Gede Darma Tewas Bersimbah Darah di Jalanan!
Diduga lantaran menggeber motornya dengan kencang, Gede Lebih kemudian menghantam bak belakang truk
Penulis: I Gede Jaka Santhosa | Editor: Aloisius H Manggol
Kasat Lantas Polres Jembrana, AKP I Nyoman Sukadana membenarkan adanya peristiwa kecelakaan tersebut.
Menurutnya, kecelakaan ini diduga dikarenakan oleh korban yang kurang memperhatikan kondisi jalan dan kurang berhati-hati saat mengendarai sepeda motornya.
Terlebih, pada saat kejadian kondisi jalan masih diguyur hujan dan korban diduga menunduk saat mengendarai motornya untuk menghindari guyuran hujan.
Bahkan, 2 orang kondektur truk yang sempat memasang tanda hati-hati berupa kertas putih menyala dan ranting pohon juga sempat melambaikan tangan saat korban tengah melaju dengan kencang namun tak digubris oleh korban.
"Korban ini diduga menunduk saat mengendarai sepeda motornya karena saat itu juga hujan. Nah pas dari arah utara menuju ke selatan ini menabrak truk yang tengah parkir di sisi jalan, korban tewas dengan luka parah di kepala mulai bagian rahangnya," tandas Sukadana.
Sementara itu, Kepala Lingkungan Ketapang, Kelurahan Lelateng, Kecamatan Negara, I Gusti Ngurah Putra Ariawan mengatakan korban merupakan warga yang dikenal baik dan pandai bergaul di lingkungannya.
Menurutnya, lokasi kecelakaan ini memang kerapkali dijadikan tempat parkir liar bagi sopir-sopir truk mengingat ada beberapa gudang truk di sekitarnya.
"Korban ini anak pertama dari 4 bersaudara dan memang satu-satunya yang belum menikah. Parkir truk liar di sekitar lokasi ini memang sudah lama ada dan sudah sering dikeluhkan warga sampai tadi sempat disweeping oleh Polisi," tandas Ariawan.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/kecelakaan_20170502_200603.jpg)